METRODAILY – Perempuan usia produktif kerap mengalami masalah kesehatan yang kompleks, dari kelelahan, mood swing, hingga nyeri pramenstruasi (PMS). Tanpa disadari, salah satu solusinya bisa ditemukan dalam piring makan: ikan.
Menurut dr. Evi Verawati, MGizi, SpGK, ikan mengandung omega-3 yang sangat penting untuk menjaga keseimbangan hormon dan fungsi otak. "DHA dan EPA dalam ikan berperan dalam pembentukan neurotransmitter seperti serotonin yang berpengaruh pada suasana hati," katanya.
Riset menunjukkan bahwa konsumsi ikan rutin dapat menurunkan risiko depresi ringan hingga sedang, termasuk gangguan mood terkait PMS. Omega-3 juga mendukung fungsi tiroid, yang sangat berperan dalam metabolisme dan kestabilan emosi perempuan.
“Ikan itu seperti obat alami untuk kesehatan mental,” ujar dr. Evi. Tak hanya untuk perempuan muda, manfaat ini juga terasa untuk ibu menyusui, lansia, bahkan penderita gangguan kognitif ringan.
Tilapia, salah satu ikan lokal unggulan, menjadi sumber omega-3 yang baik dengan kadar kolesterol rendah. Kandungan yodium dan zat besinya membantu menjaga keseimbangan hormonal dan mencegah anemia.
Regal Springs Indonesia: Produksi Tilapia Berkualitas Tinggi
Tilapia dari Regal Springs Indonesia dibudidayakan secara bertanggung jawab di danau-danau alami. Tanpa penggunaan antibiotik atau bahan kimia, ikan ini aman dikonsumsi setiap hari.
“Tilapia kami diproses dengan standar internasional dan ditujukan untuk konsumen yang peduli pada kesehatan dan keberlanjutan,” ujar pihak Regal Springs Indonesia. Produk mereka telah diekspor ke berbagai negara, namun tetap tersedia luas di pasar dalam negeri.
Dengan gaya hidup serba cepat, perempuan seringkali kesulitan memenuhi asupan gizi harian. “Tilapia itu praktis. Bisa dimasak cepat seperti pepes, kukus, sup, atau ditumis ringan. Rasanya netral dan mudah diterima,” kata dr. Evi.
Baca Juga: Cegah Stunting dan Jaga Imun, Ikan Lokal Tilapia Jadi Solusi Sehat dan Ramah di Kantong
Ia menekankan pentingnya membiasakan konsumsi ikan sejak usia dini. “Kesehatan mental dan fisik itu saling terkait. Jangan abaikan manfaat ikan, terutama tilapia, untuk menjaga keduanya tetap seimbang.” (rel/mea)
Editor : Editor Satu