METRODAILY - Istri pertama Elon Musk, Justine Musk, membagikan pandangannya tentang apa yang sebenarnya dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan besar, khususnya menjadi seorang miliarder.
Dalam sebuah unggahan di Quora, Justine menanggapi pertanyaan: “Apakah saya akan menjadi miliarder jika saya bertekad untuk menjadi salah satunya dan bekerja keras tanpa henti?”
Jawabannya adalah “tidak”—bukan karena usaha tidak penting, tetapi karena pertanyaan tersebut dianggapnya keliru.
Justine menekankan bahwa sekadar tekad kuat dan kerja keras tidak cukup untuk meraih kekayaan luar biasa seperti yang dimiliki Elon Musk, yang kini memiliki kekayaan bersih sekitar $248,7 miliar.
Elon Musk adalah pendiri PayPal, CEO Tesla dan SpaceX.
Menurut Justine, dunia tidak akan memberikan kekayaan besar hanya karena seseorang menginginkannya atau merasa pantas mendapatkannya. Dunia hanya membayar sesuatu yang bernilai besar.
"Tanyakan pada dirimu, apa yang bisa kamu tawarkan yang begitu unik, menarik, dan bermanfaat sehingga tidak bisa digantikan oleh komputer, tidak bisa dialihdayakan, dan tidak bisa ditiru oleh pesaing," tulis Justine.
Justine menggarisbawahi pentingnya memahami kebutuhan dunia. Sukses dimulai dari menciptakan sesuatu yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.
Ia juga menyarankan untuk menguasai dua bidang yang berbeda, seperti teknik dan bisnis, untuk menciptakan gagasan baru yang revolusioner.
“Pilih satu bidang dan jadilah ahlinya. Lalu pilih bidang lain dan kuasai juga. Ketika kamu menggabungkan dua dunia yang berbeda—misalnya teknik dan bisnis—kamu bisa menciptakan gagasan-gagasan inovatif. Kamu bisa mempertemukan konsep-konsep dari kedua bidang itu hingga melahirkan ide-ide baru yang belum pernah terpikirkan sebelumnya.”
Ia juga menekankan bahwa dunia tidak akan memberikan satu miliar dolar kepada seseorang hanya karena mereka menginginkannya atau bekerja sangat keras hingga merasa pantas mendapatkannya.
“Dunia tidak peduli dengan apa yang kamu inginkan atau merasa layak kamu dapatkan. Dunia hanya akan membayar sesuatu yang bernilai sama atau lebih besar. Sesuatu yang mampu mengubah budaya, menyusun ulang narasi yang sudah ada, atau memperkenalkan sesuatu yang benar-benar baru. Itu yang membuat perbedaan.”
Justine menegaskan bahwa tidak ada peta jalan pasti untuk mencapai kesuksesan luar biasa. Akan ada banyak nasihat, tetapi tidak semuanya relevan, dan banyak di antaranya yang mungkin justru tidak sesuai dengan perjalanan unik masing-masing individu.
“Pada akhirnya, kamu harus mencari jalan sendiri. Sampai kamu mengembangkan karisma dan kredibilitas, yang mampu menarik talenta terbaik untuk bergabung denganmu.”
Dan pesannya yang terakhir?
“Miliki keberanian. Dan semoga beruntung.”
Baca Juga: Gugatan Satika-Sarlandy Dinilai Tidak Berdasar, KPU Taput Minta MK Tolak Permohonan
Refleksi Nana Padmosaputro
Nana Padmosaputro, seorang penulis dan pengamat budaya, mengomentari pandangan Justine dengan mengaitkannya pada pengalaman pribadi dan nasihat keluarganya.
Nana menekankan bahwa Justine seolah mengingatkan kembali pada prinsip dasar: fokuslah pada kebutuhan dunia.
"Ayah saya dulu sering berkata, 'Kalau ingin sukses, pilihlah karier atau bisnis yang dibutuhkan oleh masyarakat. Mustahil menjual pasir di gurun.' Justine menyuarakan hal yang sama," tulis Nana.
Ia juga menyoroti nasihat Justine soal menguasai dua bidang yang berbeda. Elon Musk, misalnya, sukses besar karena berhasil memadukan keahliannya di bidang teknik dan bisnis.
"Ini seperti membuka pintu inovasi baru yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan," tambah Nana.
Justine menekankan bahwa kesuksesan luar biasa membutuhkan keberanian untuk menjelajah jalan baru yang belum tentu ada peta jalannya. Nana setuju, seraya mengingatkan bahwa setiap orang memiliki perjalanan unik yang tidak bisa dibandingkan satu sama lain.
"Miliki keberanian. Dunia tidak akan mengubah narasi untukmu, tapi kamu bisa menciptakan narasi baru yang mengubah dunia," pungkas Justine.
Komentar Nana dan Justine Musk ini seolah menegaskan kembali bahwa sukses besar bukan hanya soal mimpi besar atau kerja keras, tetapi tentang menciptakan nilai yang tidak tergantikan, memahami kebutuhan masyarakat, dan berani mengambil keputusan berbeda. (Bbs/Mea)
Editor : Admin Metro Daily