METRODAILY - Siomai atau siomay, adalah jajanan legendaris yang saat ini mudah ditemukan di berbagai daerah di tanah air. Namun kuliner ini terkenal sebagai jajanan khas Bandung.
Memiliki tekstur yang kenyal dari tepung tapioka dipadukan dengan udang dan ayam, atau ikan sesuai selera, kuliner ini menghasilkan cita rasa yang nikmat.
Bentuknya bulat berupa adonan basah, lalu dibungkus adonan yang ditipiskan. Jenisnya bisa berupa siomay ikan, ayam atau siomay udang. Karena rasanya gurih, isinya padat jenis dimsum ini banyak disukai orang.
Siraman bumbu kacang yang pedas gurih plus kucuran air jeruk limau membuat rasa makanan ini makin mantap.
Penyajiannya dipotong-potong, disiram saus kacang, dikucuri sedikit kecap manis, bisa pula ditambahkan saus cabai dan air jeruk limau.
Meski terkenal sebagai jajanan khas Bandung, aslinya siomay merupakan makanan tradisional Tiongkok.
Dalam bahasa Mandarin, makanan ini disebut shaomai, sedangkan dalam bahasa Kanton disebut siu maai. Kulit siomai serupa dengan kulit pangsit.
Untuk membuat siomay, berikut bahan-bahannya:
24 lembar kulit pangsit
50 gram udang kupas
150 gram daging ayam
50 gram jamur kuping
1 batang daun bawang
3 sdm tepung kanji
1 sdt minyak wijen
merica, garam dan gula pasir secukupnya
1 buah wortel
Cara membuat:
- Cincang halus udang dan daging ayam.
- Rajang kasar jamur kuping Rajang halus daun bawang.
- Campur udang, daging ayam, daun bawang, dan jamur kuping.
- Kemudian bumbui dengan garam, gula pasir, dan merica.
- Masukkan tepung kanji pada adonan siomay, kemudian uleni.
- Ambil kulit pangsit, isi selembar dengan adonan udang ayam, kemudian satukan ujung-ujungnya.
Usahakan agar kulit siomay penuh dengan adonan isi, tetapi tidak sampai meluber. - Hias bagian atasnya dengan wortel yang sudah diparut.
- Panaskan kukusan dan alasi saringan panci kukus dengan daun pisang.
- Kukus siomay selama 15 menit.
- Sajikan siomay selagi hangat agar lebih enak disantap. (net)