Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

11 Jam Live TikTok Tanpa Putus di Jalur Mudik, Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI

Editor Satu • Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:45 WIB

Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan menerima penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia setelah berhasil melakukan livestream TikTok selama 11 jam nonstop di jalur mudik Jakarta–Yogyakarta.
Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan menerima penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia setelah berhasil melakukan livestream TikTok selama 11 jam nonstop di jalur mudik Jakarta–Yogyakarta.

JAKARTA, METRODAILY — Duo kreator digital Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan mencetak rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) setelah melakukan siaran langsung TikTok tanpa putus selama 11 jam di jalur mudik dari Jakarta menuju Yogyakarta.

Rekor tersebut dicatat dalam kategori livestream TikTok nonstop terlama di jalur mudik, melalui program bertajuk #DVET “Perjalanan Menuju Lebih Baik”.

Sepanjang perjalanan, Dave dan Iwet mengajak para pengikut mereka untuk ikut “mudik bareng” secara virtual melalui siaran langsung yang tetap stabil meski dilakukan dalam mobilitas tinggi di berbagai titik jalur mudik.

Konten siaran diisi dengan berbagai aktivitas, mulai dari obrolan santai di dalam mobil, cerita perjalanan, hingga refleksi Ramadan bersama sejumlah bintang tamu. Di antaranya dr. Dion Haryadi, Lutfi Afansyah, Boah Sartika, dr. Gian Pratama, serta Ustaz Alfie.

Dave Hendrik mengatakan pengalaman tersebut menunjukkan bagaimana teknologi dan konektivitas kini menjadi bagian penting dari perjalanan mudik masyarakat.

“Seru sekali bisa membawa followers ikut ‘mudik bareng’ secara virtual. Dari awal perjalanan sampai mendekati Jogja semuanya terasa sangat lancar. Rasanya seperti perjalanan panjang yang ditemani jutaan orang,” ujarnya.

Uji Jaringan di Jalur Mudik

Keberhasilan siaran langsung tanpa putus itu didukung kesiapan jaringan Indosat Ooredoo Hutchison yang telah dioptimalkan menghadapi lonjakan trafik selama periode mudik.

Melalui program Ekspedisi Jaringan Andal, kegiatan ini sekaligus menjadi uji ekstrem jaringan di jalur mudik yang dipadati mobilitas masyarakat, di mana koneksi internet dibutuhkan untuk navigasi, komunikasi, transaksi digital, hingga hiburan selama perjalanan.

Perusahaan mencatat telah melakukan optimalisasi jaringan di lebih dari 75 jalur mudik utama serta lebih dari 790 titik Point of Interest (POI), termasuk gerbang tol, rest area, stasiun, terminal, hingga destinasi wisata.

Seluruh jaringan juga dipantau selama 24 jam guna menjaga kualitas layanan tetap stabil sepanjang periode Ramadan dan Idulfitri.

Kecepatan Internet Capai 90 Mbps

Dalam pengukuran internal selama ekspedisi tersebut, rata-rata kecepatan internet yang diterima selama livestream tercatat mencapai 90 Mbps.

Bahkan pada titik dengan kualitas jaringan terendah sekalipun, koneksi masih mampu menjaga siaran tetap stabil dengan kecepatan sekitar 15 Mbps.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan periode mudik menjadi momen penting untuk menguji ketahanan jaringan telekomunikasi.

“Perjalanan mudik adalah momen ketika koneksi benar-benar diuji. Jutaan orang bergerak di waktu yang sama, dan pelanggan ingin tetap bisa memberi kabar kepada keluarga, berbagi momen, melakukan navigasi, serta menikmati perjalanan tanpa gangguan,” ujar Vikram.

Menurutnya, kesiapan jaringan selama Ramadan dan Idulfitri merupakan bagian dari komitmen #LebihBaikIndosat dalam menghadirkan konektivitas yang lebih andal bagi masyarakat.

Rekor MURI tersebut sekaligus menunjukkan bahwa di era digital, perjalanan mudik tidak hanya tentang menempuh jarak, tetapi juga tentang tetap terhubung, berbagi cerita, dan menikmati perjalanan secara real time. (Rel)

Editor : Editor Satu
#rekor muri #indosat #tiktok #livestream