ESPOO, FINLANDIA – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) resmi menggandeng raksasa teknologi Nokia untuk mengurangi konsumsi energi jaringan dan emisi karbon secara drastis, lewat implementasi solusi Energy Efficiency berbasis Artificial Intelligence (AI).
Kolaborasi ini diumumkan pada Senin (7/7/2025), dan menjadi bukti nyata transformasi Indosat menjadi perusahaan teknologi ramah lingkungan berbasis AI (AI TechCo).
Teknologi ini merupakan bagian dari sistem Autonomous Networks Nokia, yang memungkinkan perangkat radio pada jaringan otomatis nonaktif saat trafik data rendah.
Baca Juga: Taput Punya 1,9 Juta Pohon Kemenyan, Luhut: Harus Keluar dari Zona Ekspor Mentah
Solusi ini juga hadir dalam model Software-as-a-Service (SaaS), sehingga mempercepat proses implementasi dan menghemat biaya investasi.
Lewat algoritma machine learning dan sistem manajemen termal cerdas, teknologi ini mampu:
✔ Menurunkan konsumsi daya secara signifikan
✔ Menekan emisi karbon
✔ Tetap menjaga kualitas layanan jaringan
✔ Meningkatkan efisiensi operasional
"Seiring meningkatnya konsumsi data, tanggung jawab kami dalam mengelola sumber daya juga meningkat. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen kami terhadap keberlanjutan dan inovasi," ujar Desmond Cheung, CTO Indosat Ooredoo Hutchison.
Baca Juga: Kakek 60 Tahun Ditangkap Saat Jualan Judi Togel di Atas Becak
Indosat juga menjadi operator pertama di Asia Tenggara yang meraih sertifikasi ISO 50001 untuk manajemen energi.
Sumatra hingga Jawa Timur Dilengkapi Jaringan AI
Kerja sama ini bukan sekadar uji coba. Nokia kini memperluas penerapan teknologi hemat energi ini ke seluruh jaringan RAN milik Indosat di Sumatra, Kalimantan, serta Jawa Tengah dan Timur.
"Kami bangga mendukung Indosat dalam perjalanan transformasi AI TechCo. Solusi kami terbukti hemat energi tanpa kompromi pada performa," kata Henrique Vale, VP Cloud & Network Services Nokia APAC.
Baca Juga: Festival Leluhur Batak Toba Jadi Wisata Edukasi Andalan Danau Toba
Teknologi Autonomous Networks Fabric Nokia tidak hanya mengandalkan AI, tetapi Agentic AI yang mampu:
-
Memantau performa jaringan real-time
-
Menyesuaikan sistem secara otomatis
-
Menjamin keamanan dan respons cepat
-
Meningkatkan pengalaman pengguna tanpa intervensi manual
Inovasi ini menjadikan seluruh jaringan Indosat lebih pintar, responsif, dan efisien, tanpa bergantung pada jenis perangkat.
Baca Juga: Wow! Danau Toba Bakal Punya Wisata Pantai Sepanjang 22 KM, Bisa Saingi Bali?
Dengan kolaborasi ini, Indosat Ooredoo Hutchison menegaskan diri sebagai pelopor dalam transformasi digital hijau di Indonesia, membawa masa depan jaringan yang tidak hanya cepat dan andal, tetapi juga hemat energi dan peduli lingkungan. (rel)