Indosat Tancap Gas di Nias, Perkuat Jaringan Demi Tiga Event Internasional
Editor Satu• Rabu, 2 Juli 2025 | 12:02 WIB
Atraksi lompat batu pada event WSL QS 6000 Nias Pro 2025. Indosat melakukan aktivasi jaringan dan memberi dukungan.
NIAS, METRODAILY — Tiga event internasional digelar di Kepulauan Nias, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) langsung tancap gas.
Operator seluler ini memperkuat jaringan dan menghadirkan layanan digital guna mendukung Maniamolo Fest, WSL QS 6000 Nias Pro 2025, dan Afulu Pro —tiga ajang berskala dunia yang tengah menggeliatkan pariwisata dan ekonomi kreatif lokal.
Langkah ini tak hanya menunjukkan komitmen Indosat dalam mendukung kemajuan daerah, tapi juga membuka akses konektivitas yang lebih luas di wilayah yang selama ini kerap tertinggal dalam transformasi digital.
"Kami percaya bahwa konektivitas yang kuat adalah kunci percepatan pertumbuhan di Nias," tegas Agus Sulistio, Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison.
Dari Budaya Lokal Hingga Dunia Selancar
Rangkaian dimulai dengan Maniamolo Fest pada 15–22 Juni 2025 di Desa Hilisimaetanö, Nias Selatan. Festival tahunan ini menjadi panggung budaya lokal, kuliner khas, hingga produk ekonomi kreatif masyarakat.
Disusul Nias Pro 2025 pada 21–28 Juni di Pantai Sorake, Nias Selatan—spot selancar legendaris dunia. Event ini jadi bagian resmi kejuaraan World Surf League (WSL) dan melibatkan atlet top dari berbagai negara, termasuk kategori Men’s dan Women’s QS 6000 serta Junior QS.
Sebagai penutup, Afulu Pro digelar pada 30 Juni–3 Juli 2025 di Pantai Turedawola, Nias Utara. Event ini berkembang dari kompetisi lokal menjadi festival berskala internasional berkat kerja keras Pemkab Nias Utara dan antusiasme komunitas selancar dunia.
Indosat tak datang dengan janji kosong. Lewat brand Tri, mereka menghadirkan booth experience, promo eksklusif, dan layanan pelanggan on-site.
Di sisi teknis, kapasitas tiga BTS utama ditingkatkan demi mendukung live streaming, kompetisi e-sports seperti Mobile Legends, serta akses digital ribuan pengunjung.
“Kami ingin pengalaman digitalnya optimal. Bukan hanya untuk teknis acara, tapi juga untuk wisatawan, jurnalis, UMKM, dan masyarakat lokal,” tegas Agus.UMKM dan Komunitas Lokal Tak Ditinggal
Indosat juga menggandeng pelaku UMKM dan panitia lokal untuk menyukseskan festival. Mulai dari promosi kuliner khas, penyediaan layanan wisata digital, hingga pelatihan ekonomi kreatif. Semua dirancang untuk meninggalkan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Sejak Desember 2024, jaringan Indosat di Kepulauan Nias telah diperkuat signifikan sebagai bagian dari misi besar mereka: digitalisasi inklusif dan berkelanjutan di wilayah barat Indonesia.