METRODAILY – Saturnus kini resmi menjadi planet dengan jumlah satelit terbanyak di Tata Surya setelah Persatuan Astronomi Internasional (IAU) mengesahkan penemuan 128 bulan baru yang mengorbit planet tersebut.
Dengan tambahan ini, total satelit alami Saturnus mencapai 274, jauh melampaui Jupiter yang hanya memiliki 95 bulan yang telah terkonfirmasi.
Penemuan ini dilakukan oleh tim astronom yang menggunakan Teleskop Kanada-Prancis-Hawaii di Mauna Kea, Hawaii, pada 2023.
Para ilmuwan mendeteksi bulan-bulan baru tersebut dengan teknik pemrosesan gambar canggih yang memungkinkan penggabungan citra untuk menemukan objek kecil dan redup.
Sebelumnya, metode ini juga digunakan untuk menemukan 62 bulan Saturnus lainnya pada tahun yang sama.
Sebagian besar bulan baru ini berukuran kecil, berada di luar cincin Saturnus, dan memiliki orbit tidak beraturan dengan kemiringan tinggi terhadap ekuator planet.
Para ilmuwan menamai 47 di antaranya sebagai kelompok "Mundilfari," yang diduga merupakan hasil dari tabrakan di sekitar Saturnus sekitar 100 juta tahun lalu.
Meskipun masih sedikit informasi mengenai karakteristik bulan-bulan baru ini, temuan ini memperkuat status Saturnus sebagai planet dengan sistem satelit paling kompleks di Tata Surya.
Ke depan, para astronom akan terus meneliti dinamika orbit serta kemungkinan sejarah terbentuknya satelit-satelit tersebut. (theregister)
Editor : Editor Satu