Delegasi Tiga Negara Mulai Tiba di Medan, Ini Agenda PTM IMT-GT ke-32

Editor Satu • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 12:05 WIB
Perencana Ahli Utama Bapperida Sumut Muhammad Armand Effendy Pohan memberikan keterangan terkait pelaksanaan PTM IMT-GT ke-32 di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (4/9/2026). Foto: Diskominfo Sumut/YT Hariono.
Perencana Ahli Utama Bapperida Sumut Muhammad Armand Effendy Pohan memberikan keterangan terkait pelaksanaan PTM IMT-GT ke-32 di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (4/9/2026). Foto: Diskominfo Sumut/YT Hariono.

MEDAN, METRODAILY — Kota Medan mulai kedatangan delegasi Indonesia, Malaysia, dan Thailand menjelang Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32.

Forum kerja sama regional yang berlangsung 7–10 September 2026 itu akan membahas sejumlah agenda strategis, dari pariwisata hingga konektivitas dan ketahanan pangan.

Kedatangan delegasi menjadi penanda rangkaian pertemuan IMT-GT mulai berlangsung. Forum ini dijadwalkan melibatkan para menteri perekonomian tiga negara, pejabat tingkat tinggi atau Senior Officials, pimpinan asosiasi bisnis melalui Joint Business Council (JBC), serta ratusan pelaku usaha dari kawasan subregional.

Kepala Bapperida Provinsi Sumatera Utara Dikky Anugerah melalui Perencana Ahli Utama Bapperida Sumut Muhammad Armand Effendy Pohan mengatakan sejumlah delegasi telah mulai tiba di Medan.

Berdasarkan rekapitulasi kedatangan, Amri Bukhairi Bakhtiar, Director of Centre for IMT-GT Subregional Cooperation (CIMT) dari Malaysia, telah tiba pada Minggu (6/9/2026).

Pada Senin (7/9/2026), lima delegasi dijadwalkan menyusul. Mereka adalah Hon. Edi Prio Pambudi, Senior Officials dari Indonesia; Hon. Datuk Dr. Zunika binti Mohamed, Senior Officials dari Malaysia; Hon. Dr. Thuttai Keeratipongpaiboon, Senior Officials dari Thailand; Abu Bakar Hamzah, Head of Delegation CMGF dari Malaysia; serta Hon. Mr. Songklod Sawangwong, Head of Delegation CMGF dari Thailand.

Sementara pada 9 September 2026, enam delegasi dijadwalkan hadir, yakni H.E. Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI; YB. Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir, Menteri Ekonomi Malaysia; H.E. Thanadit Raktabutr, Vice Minister for Office of the Prime Minister Thailand; Nianshan Zhang, Director General and Head of ADB Delegation Southeast Asia Department Asian Development Bank; Mr. Nararya S. Soeprapto, Deputy Secretary-General of ASEAN (ASEC); serta Mr. Said Zaidansyah, Regional Head Regional Cooperation and Integration Unit Southeast Asia Department dari Indonesia.

Pariwisata hingga Geopark Jadi Agenda

Salah satu sektor yang mendapat perhatian dalam working group IMT-GT adalah pariwisata.

Kerja sama yang akan dibahas meliputi joint promotion, pengembangan wisata tematik lintas negara, peningkatan kapasitas layanan industri pariwisata, hingga penguatan jaringan Geopark.

Effendy mengatakan kerja sama pariwisata dalam skema IMT-GT telah berjalan secara berkala. Salah satu bentuknya adalah penguatan potensi dan sertifikasi jaringan Geopark yang menghubungkan Samosir dengan Langkawi, Malaysia.

“Kerja sama pariwisata subregional IMT-GT telah berjalan secara berkala. Salah satu bentuknya adalah penguatan potensi dan sertifikasi jaringan Geopark antara Samosir dan Langkawi, Malaysia,” kata Effendy, Minggu (6/9/2026).

Namun, agenda IMT-GT tidak berhenti pada sektor pariwisata. Forum juga akan membahas penyelarasan dan fasilitasi kerja sama sektoral strategis antarnegara.

Isunya mencakup ketahanan pangan, pertanian, perkebunan dan agribisnis, pengembangan ekosistem industri, produk dan layanan halal, serta konektivitas logistik dan infrastruktur transportasi antardaerah.

Selain itu, kerja sama perdagangan dan promosi investasi bersama, kelestarian lingkungan, mitigasi bencana, ketahanan iklim, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kesejahteraan sosial, hingga transformasi digital dan integrasi sistem data juga masuk dalam pembahasan.

“Selain itu, juga tentang fasilitasi integrasi perdagangan dan promosi investasi bersama. Kelestarian lingkungan hidup, mitigasi bencana, dan ketahanan iklim. Pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteraan sosial, serta integrasi transformasi digital dan sistem data terpadu,” ujarnya.

Sumut Jadi Koordinator Provinsi

Bagi Sumut, forum kali ini memiliki arti strategis karena tidak hanya berstatus sebagai tuan rumah.

Sumut juga dipercaya menjadi koordinator provinsi kerja sama IMT-GT di Indonesia. Posisi tersebut membuka ruang bagi Sumut untuk memperkuat jejaring kerja sama dengan wilayah-wilayah anggota IMT-GT sekaligus mendorong agenda pembangunan lintas daerah.

Sebanyak 10 gubernur se-Sumatera dijadwalkan menandatangani kesepahaman bersama terkait sinergi pembangunan, kerja sama antardaerah, dan penguatan konektivitas regional.

Kesepahaman tersebut akan menjadi bagian dari Rapat Kerja 10 Gubernur se-Sumatera yang dijadwalkan berlangsung di Medan pada 9 September 2026.

Dengan kedatangan delegasi yang mulai berlangsung, perhatian kini tertuju pada rangkaian pertemuan IMT-GT ke-32. Forum tersebut diharapkan tidak sekadar menghasilkan kesepakatan di atas meja, tetapi juga membuka peluang konkret bagi perdagangan, investasi, pariwisata, dan konektivitas kawasan. (H12/DIS)

Editor : Editor Satu
Forum IMT GT