JAKARTA, METRODAILY – Sebuah jet tempur milik United States Air Force dilaporkan ditembak jatuh di wilayah Iran dalam insiden yang memperuncing ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Mengutip laporan The Jerusalem Post, sumber yang mengetahui kejadian tersebut mengonfirmasi bahwa satu dari dua pilot berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya masih dalam pencarian melalui operasi penyelamatan yang sedang berlangsung.
Pesawat yang jatuh diduga merupakan jenis F-15E Strike Eagle. Analisis terhadap puing-puing yang dirilis media pemerintah Iran menunjukkan kesesuaian dengan komponen jet tempur tersebut, termasuk bagian penstabil vertikal yang biasa digunakan oleh skuadron tempur AS di pangkalan RAF Lakenheath, Inggris.
Baca Juga: Gempa M4,5 Guncang Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Insiden ini disebut sebagai pertama kalinya jet tempur Amerika Serikat ditembak jatuh oleh tembakan musuh dalam konflik terbaru di kawasan tersebut.
Presiden Donald Trump enggan berspekulasi terkait langkah lanjutan jika pilot yang hilang ditemukan oleh pihak Iran. “Kami berharap itu tidak terjadi,” ujarnya kepada media.
Ia juga menegaskan bahwa insiden ini tidak akan memengaruhi jalannya negosiasi dengan Iran. “Ini perang. Kami sedang berperang,” kata Trump.
Baca Juga: Foden Melempem, Guardiola Santai: “Nol Kekhawatiran!”
Sementara itu, otoritas Iran dikabarkan terus melakukan pencarian terhadap pilot yang hilang. Media setempat bahkan menyebut adanya tawaran hadiah bagi warga yang dapat menemukan atau menangkap pilot tersebut.
Pernyataan bernada sindiran juga datang dari Ketua Parlemen Iran, Mohammad-Bagher Ghalibaf, yang menyebut insiden tersebut sebagai bukti kegagalan strategi Amerika Serikat dalam konflik yang sedang berlangsung.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir, ditandai dengan serangan balasan dan konflik terbuka di sejumlah wilayah. (Jpc)
Editor : Editor Satu