Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

IDF Hancurkan Rumah di Lebanon Selatan, Klaim Jadi Basis Hizbullah

Editor Satu • Kamis, 2 April 2026 | 16:20 WIB
Pasukan Israel melakukan operasi militer di Lebanon selatan di tengah eskalasi konflik dengan Hizbullah.
Pasukan Israel melakukan operasi militer di Lebanon selatan di tengah eskalasi konflik dengan Hizbullah.

LEBANON SELATAN, METRODAILY – Militer Israel Defense Forces mulai menghancurkan sejumlah rumah di wilayah Lebanon selatan yang berbatasan langsung dengan Israel. Aksi ini dilakukan karena bangunan tersebut diduga digunakan oleh Hezbollah sebagai basis militer.

Sumber militer Israel menyebutkan, rumah-rumah itu dimanfaatkan untuk pengintaian serta peluncuran serangan, termasuk rudal anti-tank terhadap pasukan Israel.

Langkah penghancuran ini merupakan tindak lanjut perintah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang sebelumnya menginstruksikan percepatan penghancuran infrastruktur di selatan Sungai Litani.

Baca Juga: Bupati Palas Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Targetkan Raih Opini WTP

“Kami mempercepat penghancuran rumah dan jembatan di desa garis kontak untuk menetralisir ancaman terhadap komunitas Israel,” ujar Katz.

Operasi Darat Meluas

Dalam perkembangan lain, pasukan IDF dilaporkan terus bergerak lebih dalam ke wilayah Lebanon selatan. Operasi darat berlangsung intensif sepanjang malam dengan fokus pada pembersihan kantong-kantong milisi.

Sejumlah pejuang Hizbullah dilaporkan menyerahkan diri dan ditahan sebagai tawanan perang. Mereka kemudian dipindahkan untuk proses interogasi.

Baca Juga: Kades di Madina Denda Warga Rp100 Ribu Tak Gotong Royong, Inspektorat Turun Tangan

Sumber keamanan Israel mengungkapkan, para pejuang yang ditangkap menunjukkan “moral tempur rendah”, sementara sebagian lainnya melarikan diri ke arah utara Sungai Litani.

Di sisi lain, Hizbullah disebut masih mengandalkan taktik perang gerilya dengan memanfaatkan bangunan yang hancur sebagai tempat persembunyian.

Kelompok tersebut juga dilaporkan melakukan serangan sporadis terhadap pasukan Israel di lapangan.

Target Jangka Panjang Israel

Sumber pertahanan Israel sebelumnya menyebutkan, pemerintah berencana mempertahankan “kendali efektif” atas Lebanon selatan dalam jangka panjang, terutama jika Hizbullah belum melucuti persenjataannya.

Baca Juga: Trump Ancam Tarik AS dari NATO, Eropa Tegas Bertahan di Tengah Ketegangan Iran

Langkah ini menandai eskalasi konflik yang semakin dalam di kawasan perbatasan Israel-Lebanon. (jpc)

Editor : Editor Satu
#Lebanon selatan #hizbullah #Israel