TEHERAN, METRODAILY — Militer Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan fasilitas bahan bakar militer di Iran, Sabtu malam (8/3/2026), sebagai bagian dari operasi militer gabungan dengan Amerika Serikat yang kini memasuki minggu kedua.
Menurut pernyataan Israel Defense Forces (IDF), serangan tersebut menghantam sejumlah kompleks penyimpanan bahan bakar yang digunakan oleh pasukan militer Iran di ibu kota Teheran.
Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan kobaran api besar serta kepulan asap tebal yang membumbung di langit kota setelah serangan tersebut.
Militer Israel menyebut operasi tersebut sebagai “serangan signifikan” yang bertujuan memperdalam kerusakan pada infrastruktur militer Republik Islam Iran.
“Pasukan Israel akan terus beroperasi dengan tekad untuk secara signifikan menurunkan kemampuan rezim dan menghilangkan ancaman terhadap Negara Israel,” kata IDF dalam pernyataannya.
Operasi Militer Gabungan Israel–AS
Serangan terhadap fasilitas bahan bakar tersebut merupakan bagian dari operasi militer yang lebih luas yang dilakukan Israel bersama Amerika Serikat.
Israel menjalankan operasi yang dinamai Operation Roaring Lion, sementara Amerika Serikat menggelar operasi militer bernama Operation Epic Rampage.
Dalam operasi tersebut, kedua negara menargetkan sistem pertahanan udara Iran, jaringan komando militer, serta program pengembangan nuklir dan rudal balistik Iran.
United States Central Command (CENTCOM) yang bertanggung jawab atas operasi militer Amerika di kawasan Timur Tengah juga merilis gambar pesawat tempur Israel dan AS yang terlibat dalam serangan tersebut.
CENTCOM menyatakan dua angkatan udara terbesar di dunia itu terus mendominasi wilayah udara Iran selama operasi berlangsung.
Pusat Produksi Rudal Iran Ikut Diserang
Selain fasilitas bahan bakar, Angkatan Udara Israel atau Israeli Air Force juga menyerang dua lokasi utama produksi rudal balistik Iran.
Menurut militer Israel, ratusan jet tempur dikerahkan untuk membombardir fasilitas tersebut yang berada di kawasan Parchin dan Shahrud.
Target serangan mencakup berbagai fasilitas industri militer, termasuk pabrik bahan peledak untuk hulu ledak rudal balistik, fasilitas produksi material mesin rudal, lokasi pencampuran bahan bakar roket, serta kompleks pengembangan dan perakitan rudal jelajah.
Serangan tersebut merupakan bagian dari upaya Israel dan Amerika Serikat untuk melemahkan kemampuan militer Iran serta membatasi pengembangan program senjata strategis negara tersebut. (Itc)
Editor : Editor Satu