Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Iran Serang Dubai, Doha, Manama Usai Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel

Editor Satu • Minggu, 1 Maret 2026 | 13:26 WIB

Asap mengepul di langit kota Teluk setelah Iran melancarkan serangan rudal dan drone sebagai balasan atas serangan AS-Israel yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.
Asap mengepul di langit kota Teluk setelah Iran melancarkan serangan rudal dan drone sebagai balasan atas serangan AS-Israel yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.

JAKARTA, METRODAILY – Ketegangan di Timur Tengah meningkat tajam setelah Iran melancarkan gelombang serangan balasan ke sejumlah kota Teluk, termasuk Dubai, Doha, dan Manama, Minggu (1/3/2026) pagi waktu setempat.

Serangan ini terjadi sehari setelah serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2026) yang diklaim menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Ledakan Terdengar di Kota-Kota Teluk

Wartawan AFP melaporkan suara ledakan terdengar di Dubai (Uni Emirat Arab), Manama (Bahrain), dan Doha (Qatar). Asap hitam tebal terlihat membumbung di langit selatan kota saat pagi hari yang cerah.

Serangan terbaru ini memperluas eskalasi konflik setelah sehari sebelumnya Iran lebih dulu menggempur sejumlah target di kawasan Teluk Arab, termasuk ibu kota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi.

137 Rudal dan 209 Drone Ditembakkan ke UEA

Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab menyatakan Iran menembakkan 137 rudal dan 209 drone ke wilayahnya pada Sabtu (28/2).

Api dan asap dilaporkan terlihat di dekat ikon kota seperti Burj Al Arab dan kawasan Palm Jumeirah.

Di Bandara Abu Dhabi, satu orang dilaporkan tewas dan tujuh lainnya luka-luka dalam insiden yang dikaitkan dengan serangan tersebut.

Bandara Dubai—bandara tersibuk di dunia untuk lalu lintas internasional—serta bandara Kuwait juga dilaporkan terdampak.

Qatar dan Bahrain Jadi Sasaran

Otoritas Qatar menyebut Iran meluncurkan 65 rudal dan 12 drone ke wilayahnya.

Mayoritas berhasil dicegat sistem pertahanan udara, namun delapan orang dilaporkan terluka, satu di antaranya dalam kondisi kritis.

Di Bahrain, khususnya Manama yang menjadi markas United States Fifth Fleet, asap terlihat mengepul dari area sekitar pangkalan militer AS.

Serangan drone dan pecahan proyektil dilaporkan menghantam bangunan permukiman.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan kobaran api dan asap tebal dari gedung-gedung tinggi di ibu kota Bahrain tersebut.

Pangkalan Al Udeid hingga Arab Saudi Ikut Diserang

Serangan Iran juga menargetkan Al Udeid Air Base, pangkalan militer AS terbesar di kawasan Timur Tengah. Selain itu, serangan dilaporkan mengarah ke Riyadh dan wilayah timur Arab Saudi.

Pada hari pertama eskalasi, saksi mata menyebut asap juga terlihat dari pangkalan-pangkalan AS di Abu Dhabi, Manama, dan Kuwait.

Negara-negara Teluk yang kaya minyak dan gas tersebut selama ini merupakan sekutu lama Amerika Serikat dan menjadi tuan rumah berbagai fasilitas militer Washington.

Kekhawatiran Konflik Meluas

Gelombang serangan ini memicu kekhawatiran akan pecahnya konflik regional yang lebih luas.

Kawasan Teluk yang selama ini relatif stabil kini berada di ambang eskalasi besar, menyusul konfrontasi langsung Iran dengan AS dan Israel.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terbaru dari Washington maupun Tel Aviv terkait perkembangan serangan balasan tersebut. (Cnbc)

Editor : Editor Satu
#ayatollah ali khamenei #doha #iran #dubai