Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Iran Hujani Israel dengan Rudal, Netanyahu Perintahkan Serangan Balasan

Editor Satu • Selasa, 24 Juni 2025 | 15:45 WIB

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

TEL AVIV, METRODAILY – Harapan dunia untuk melihat akhir “Perang 12 Hari” antara Israel dan Iran pupus sudah. Kurang dari tiga jam setelah gencatan senjata diumumkan Presiden AS Donald Trump, Iran disebut meluncurkan rentetan rudal ke wilayah Israel, Selasa (24/6/2025) pagi.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menegaskan bahwa Iran telah “sepenuhnya melanggar” gencatan senjata tersebut. Ia langsung memerintahkan militer untuk melanjutkan serangan ke target paramiliter dan pemerintah Iran.

“Teheran akan gemetar,” tulis Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich di platform X.

Baca Juga: Iran Hujani Israel dengan Rudal, Gencatan Senjata Trump Hancur dalam Hitungan Jam

Rentetan serangan ini memicu sirene serangan udara di Israel utara. Ledakan terdengar bersahutan saat sistem pertahanan udara bekerja keras mencegat rudal. Namun, beberapa rudal dilaporkan menghantam kota Beersheba, menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 20 lainnya.

“Israel akan menanggapi dengan tegas setiap pelanggaran gencatan senjata,” tegas Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Gempuran itu terjadi tak lama setelah kedua negara menerima usulan gencatan senjata Trump. Gencatan senjata diumumkan setelah AS mengebom tiga situs nuklir Iran, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan ke pangkalan militer AS di Qatar.

Baca Juga: Kasek SDN Bah Kisat Bantah Tuduhan Pungli Rp250 Ribu untuk SKL, Ini Faktanya

Trump mengumumkan di Truth Social:
“GENCATAN SENJATA SEKARANG BERLAKU. JANGAN MELANGGARNYA!”

Namun serangan rudal Iran segera menyusul, menghancurkan bangunan perumahan di Beersheba dan memaksa warga mengungsi ke tempat perlindungan bom.

Militer Israel mengklaim serangan balasan telah merusak situs pemerintah Iran, menghancurkan aset militer utama, dan “menguasai langit Teheran.”

Di sisi lain, otoritas bandara Israel menutup wilayah udaranya sementara. Beberapa pesawat terpaksa memutar di atas Laut Mediterania.

Di pihak Iran, lebih dari 974 orang dilaporkan tewas akibat serangan Israel, termasuk ratusan warga sipil. (net)

Editor : Editor Satu
#serangan rudal #gencatan senjata #Perang Iran Israel