Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ibu-Ibu Polandia Letakkan Kereta Bayi di Stasiun untuk Pengungsi Ukraina

Editor Satu • Sabtu, 8 Maret 2025 | 08:22 WIB
Ibu-ibu Polandia meninggalkan kereta bayi di stasiun KA untuk pengungsi Ukraina.
Ibu-ibu Polandia meninggalkan kereta bayi di stasiun KA untuk pengungsi Ukraina.

WARSAWA, METRODAILY – Sejumlah ibu di Polandia menunjukkan solidaritas kemanusiaan dengan meletakkan kereta bayi di stasiun-stasiun kereta api.

Inisiatif ini dilakukan agar para pengungsi dari Ukraina yang membawa bayi dapat langsung menggunakannya setelah menempuh perjalanan panjang.

Hingga Senin (7/3/2022), lebih dari 1,5 juta orang telah mengungsi akibat invasi Rusia ke Ukraina, dengan mayoritas melintasi perbatasan menuju Polandia.

Banyak dari mereka yang tiba tanpa barang bawaan, termasuk kereta bayi, karena terburu-buru menyelamatkan diri.

Kisah memilukan tentang kereta bayi yang ditinggalkan di Polandia bukanlah yang pertama kali terjadi.

Pada 30 Januari 1945, ribuan pengungsi Jerman berusaha melarikan diri dari gempuran Tentara Merah Soviet dengan menaiki kapal Wilhelm Gustloff di pelabuhan Gdynia, Polandia.

Kapal pesiar milik Jerman itu berlayar menuju Kiel, Jerman, dengan membawa sekitar 11.000 pengungsi, jauh melampaui kapasitasnya yang hanya 4.000-5.000 penumpang.

Sebagian besar penumpang adalah wanita dan anak-anak yang panik akibat serangan Soviet yang semakin mendekat.

Karena kelebihan kapasitas, awak kapal menolak membawa kereta bayi ke dalam kapal. Ribuan kereta bayi pun ditinggalkan begitu saja di pelabuhan.

Malam harinya, kapal selam Soviet S-13 meluncurkan empat torpedo yang menghantam kapal dari depan hingga belakang.

Wilhelm Gustloff tenggelam dalam hitungan menit di perairan yang membeku dengan suhu minus 20 derajat Celsius.

Tim penyelamat yang datang beberapa jam kemudian mendapati ribuan jasad terapung di permukaan laut. Sebagian besar dari mereka adalah wanita, anak-anak, dan orang tua yang tak sempat menyelamatkan diri.

Kisah tragis ini kembali terulang dalam situasi yang berbeda. Jika dulu ribuan kereta bayi ditinggalkan karena perang, kini ibu-ibu Polandia secara sukarela menyediakan kereta bayi untuk menolong para pengungsi yang tiba dari Ukraina.

Solidaritas ini menjadi simbol kepedulian di tengah krisis kemanusiaan yang kembali melanda Eropa. (bbs/fb)

Editor : Editor Satu
#pengungsi Ukraina #kereta bayi #polandia