Dengar Suara Mercon, Puluhan WN Bangladesh Berlarian Tanpa Arah, Ketahuanlah
Editor Satu• Jumat, 28 Februari 2025 | 09:30 WIB
Warga negara Bangladesh di Tanjungbalai.
TANJUNGBALAI, METRODAILY– Sekitar 30 warga negara (WN) Bangladesh diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terbongkar di Kota Tanjungbalai.
Mereka berlarian tanpa arah dari sebuah rumah di Gang Citra Gading, Lingkungan VII, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar, Senin (24/2/2025) malam, setelah ketakutan mendengar suara petasan.
Kejadian ini membuat warga sekitar heboh dan curiga dengan keberadaan puluhan orang asing tersebut.
Salah satu warga, Rafigi (28), mengungkapkan para WN Bangladesh panik karena mengira suara petasan adalah letusan senjata api.
"Kami terkejut melihat banyak orang berkulit hitam berlarian dari rumah itu. Mereka mengaku berasal dari Bangladesh dan sudah dua bulan tinggal di sana," ujar Rafigi, Rabu (26/2/2025).
Ia sempat mengamankan dua orang WN Bangladesh, salah satunya Ade Hasan (28), sebelum diserahkan ke polisi dan Imigrasi Tanjungbalai.
Dari keterangan yang diperoleh warga, para WN Bangladesh itu menunggu dijemput untuk diselundupkan ke Malaysia melalui jalur laut oleh seseorang yang mengaku agen bernama Chandra.
"Mereka mengaku akan dikirim ke Malaysia, tapi sudah dua bulan menunggu tanpa kejelasan," tambah Rafigi.
Sebagian WN Bangladesh telah diamankan di Polres Tanjungbalai, Sub Polsek Datuk Bandar Timur, dan Imigrasi Tanjungbalai, namun beberapa orang diduga masih berkeliaran di kota tersebut.
Warga berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti kasus ini dan menyelidiki kemungkinan jaringan TPPO internasional yang beroperasi di Tanjungbalai. (Net)