Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Paus Fransiskus Tetap Sadar Meski Kritis, Umat Katolik Gelar Doa

Editor Satu • Senin, 24 Februari 2025 | 11:50 WIB
Paus Fransiskus dalam kondisi kritis.
Paus Fransiskus dalam kondisi kritis.

ROMA, METRODAILY – Paus Fransiskus masih dalam kondisi kritis akibat pneumonia bilateral dan mengalami penurunan fungsi ginjal ringan.

Vatikan mengonfirmasi bahwa Paus yang saat ini berusia 88 tahun tetap sadar dan responsif meski harus menjalani terapi oksigen aliran tinggi.

Dalam pernyataan resmi pada Minggu (23/2), Vatikan menyebut hasil tes darah menunjukkan Paus mengalami insufisiensi ginjal tahap awal. Ia juga menerima dua kantong transfusi darah untuk meningkatkan kadar hemoglobinnya.

"Beliau dalam kondisi kompleks, tetapi saat ini stabil dan terus dipantau ketat oleh tim medis," kata juru bicara Vatikan, dikutip dari Vatican News.

Paus Fransiskus tetap menjalankan tugas spiritualnya meski dalam kondisi lemah. Ia menghadiri Misa di kamar perawatannya di Rumah Sakit Gemelli, Roma.

Sejak dilarikan ke rumah sakit pada 14 Februari 2025, kesehatannya naik-turun, dengan beberapa kali mengalami kesulitan bernapas yang mirip serangan asma.

Di seluruh dunia, umat Katolik menggelar doa bersama untuk kesembuhan Paus. Di Katedral St. Patrick, New York, ratusan orang berkumpul dalam misa khusus.

Kardinal Timothy Dolan mengatakan bahwa Paus "mungkin mendekati akhir hidupnya," tetapi tetap menunjukkan ketabahan dan iman yang kuat.

Sebelumnya, dalam sebuah pesan singkat kepada umatnya, Paus Fransiskus mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan yang diterimanya. "Mohon doakan saya," katanya, sebagaimana dikutip dari The Times UK.

Sejak Desember 2024, Paus Fransiskus mengalami masalah pernapasan yang berulang.

Dalam beberapa kesempatan, ia harus meminta ajudannya membacakan pidato karena sulit berbicara dalam waktu lama.

Kondisinya semakin rentan mengingat riwayat kesehatan masa lalunya—salah satu paru-parunya telah diangkat saat masih muda akibat infeksi parah.

Meskipun kondisinya masih mengkhawatirkan, Vatikan belum mengeluarkan rencana darurat terkait kemungkinan pergantian kepemimpinan di Tahta Suci.

Sementara itu, dunia terus menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai kesehatan pemimpin 1,3 miliar umat Katolik ini. (Bbs)

Editor : Editor Satu
#paus fransiskus