Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pneumonia dan Gagal Ginjal, Paus Fransiskus dalam Kondisi Kritis

Editor Satu • Senin, 24 Februari 2025 | 09:48 WIB
Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik, saat ini dalam kondisi kritis.
Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik, saat ini dalam kondisi kritis.

METRODAILY - Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik berusia 88 tahun, saat ini berada dalam kondisi kritis akibat pneumonia ganda dan penurunan fungsi ginjal.

Beliau telah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Gemelli, Roma, sejak 14 Februari 2025.

Menurut pernyataan resmi Vatikan pada Minggu, 23 Februari 2025, Paus Fransiskus mengalami "insufisiensi ginjal ringan" dan menerima terapi oksigen aliran tinggi melalui selang hidung.

Meskipun demikian, beliau tetap sadar dan responsif. Hasil tes darah menunjukkan peningkatan kadar hemoglobin setelah menerima transfusi darah, namun prognosis kesehatannya masih dijaga dengan ketat.

Kondisi kesehatan Paus Fransiskus telah memicu gelombang doa dan dukungan dari umat Katolik di seluruh dunia.

Di New York, ratusan orang berkumpul di Katedral St. Patrick untuk mendoakan kesembuhan beliau.

Cardinal Timothy Dolan menyatakan bahwa Paus "mungkin mendekati akhir hayatnya," namun menekankan ketabahan dan semangat beliau dalam menghadapi penderitaan.

Paus Fransiskus memiliki riwayat masalah kesehatan, termasuk pengangkatan sebagian paru-parunya di masa muda akibat infeksi.

Sejak Desember 2024, beliau telah mengalami masalah pernapasan yang berulang, yang mempengaruhi partisipasinya dalam beberapa acara resmi.

Meskipun dalam kondisi kritis, Paus Fransiskus tetap berusaha berkomunikasi dengan umatnya.

Dalam pesan yang disampaikan pada Minggu, beliau mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diterimanya dan meminta umat untuk terus mendoakannya.

Vatikan terus memantau perkembangan kesehatan Paus Fransiskus dengan cermat, sementara komunitas global menantikan kabar terbaru dengan harapan dan doa. (Bbs)

Editor : Editor Satu
#gereja katolik #paus fransiskus