Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Anak Muda Selandia Baru Tolak LGBT, Ganggu Parade Rainbow di Auckland

Editor Satu • Minggu, 16 Februari 2025 | 10:22 WIB
Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Destiny Church menggelar aksi protes  parade komunitas LGBT di Ponsonby Road, Auckland, Sabtu malam.
Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Destiny Church menggelar aksi protes parade komunitas LGBT di Ponsonby Road, Auckland, Sabtu malam.

AUCKLAND, METRODAILY - Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Destiny Church menggelar aksi protes dengan menerobos barikade polisi dan mengganggu parade komunitas LGBT di Ponsonby Road, Auckland, Sabtu malam.

Mengenakan kaus bertuliskan "Man Up," kelompok ini menghadang jalannya parade dengan melakukan haka—tarian tradisional Māori—sebagai bentuk perlawanan.

Para demonstran berdiri di depan polisi yang mengawal acara, sementara peserta parade berusaha menenggelamkan aksi protes dengan sorakan dukungan mereka.

Setelah menghadang jalannya acara, para pengunjuk rasa menari dan melambaikan tangan kepada massa yang menunjukkan ketidaksenangan mereka.

Juru bicara kepolisian Auckland mengonfirmasi bahwa sejumlah individu memaksa masuk ke area parade. "Polisi telah merespons dan memindahkan mereka dari jalan," ujarnya.

Protes terhadap komunitas LGBT ini tidak hanya terjadi di parade, tetapi juga di sebuah acara anak-anak yang menampilkan pertunjukan drag king di Perpustakaan Te Atatū.

Anggota Destiny Church dilaporkan menyerbu pusat komunitas, memaksa masuk ke acara berbayar, dan melakukan tindakan intimidasi terhadap staf serta pengunjung.

Sekitar 30 anak kecil dan orang dewasa harus dibarikade di dalam ruangan demi keselamatan mereka.

Polisi mengamankan lokasi, sementara penyelenggara acara menyebut aksi tersebut sebagai "upaya intimidasi dan kekerasan terhadap komunitas yang rentan."

Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Destiny Church menggelar aksi protes  parade komunitas LGBT di Ponsonby Road, Auckland, Sabtu malam.
Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Destiny Church menggelar aksi protes parade komunitas LGBT di Ponsonby Road, Auckland, Sabtu malam.

Dukungan dan Kecaman

Pendiri Destiny Church, Brian Tamaki, mengklaim aksi ini sebagai bentuk perlawanan pemuda terhadap agenda LGBT di Selandia Baru.

"Anak muda kami sudah muak! Pria-pria Man Up sudah muak! Destiny Church sudah muak!" tulisnya di media sosial.

Tamaki juga menuding pemerintah membiarkan "agenda woke" merusak nilai-nilai tradisional. "Sudah saatnya membersihkan negeri ini! Mari buat Selandia Baru menjadi negara yang lurus kembali!" serunya.

Namun, Wali Kota Auckland Wayne Brown mengecam tindakan tersebut. "Saya menghormati kebebasan berpendapat, tetapi tidak untuk intimidasi dan kekerasan. Perilaku ini tidak dapat diterima," katanya.

Aksi protes ini menandakan meningkatnya perlawanan dari kelompok konservatif terhadap komunitas LGBT di Selandia Baru, terutama di kalangan anak muda yang tergabung dalam Destiny Church. (Bbs

Editor : Editor Satu
#new zealand #lgbt #destiny church #selandia baru