ALASKA, METRODAILY - Sebuah pesawat milik Bering Air jenis Cessna 208B Grand Caravan EX dengan nomor penerbangan 445 dilaporkan jatuh di atas es sekitar 34 mil tenggara Nome, Alaska. Seluruh 10 orang di dalamnya, termasuk satu pilot dan sembilan penumpang ditemukan tewas.
Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Unalakleet pada pukul 14:38 waktu setempat, dengan tujuan Bandara Nome dan diperkirakan tiba pada pukul 16:20. Kontak terakhir dengan pesawat terjadi pada pukul 15:16, ketika berada pada ketinggian 5.300 kaki.
Sebelum hilang dari radar, pilot sempat memberitahu Pusat Kontrol Lalu Lintas Udara Anchorage bahwa ia akan memulai pola holding sambil menunggu landasan pacu dibersihkan.
Menurut Komandan Letnan Penjaga Pantai, Benjamin McIntyre-Coble, tidak ada sinyal darurat yang diterima dari pesawat tersebut.
Data menunjukkan bahwa sekitar pukul 15:18, pesawat mengalami penurunan ketinggian dan kecepatan secara drastis sebelum akhirnya jatuh.
Tim pencari dari Departemen Pemadam Kebakaran Sukarela Nome, Penjaga Pantai Amerika Serikat, dan Angkatan Udara dikerahkan untuk mencari pesawat tersebut.
Namun, upaya mereka terhambat oleh kondisi cuaca buruk, termasuk salju dan kabut tebal. Puing-puing pesawat ditemukan di atas es Laut Bering, dan seluruh penumpang dipastikan tewas.
Dua dari penumpang yang tewas diidentifikasi sebagai karyawan Divisi Kesehatan Lingkungan dan Teknik dari Konsorsium Kesehatan Suku Asli Alaska, yang sedang dalam perjalanan dinas untuk membantu sistem pemanas di pabrik air di Unalakleet.
Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan oleh Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB). Ketua NTSB, Jennifer Homendy, dijadwalkan akan mengunjungi lokasi kejadian akhir pekan ini untuk memimpin investigasi lebih lanjut.
Gubernur Alaska, Mike Dunleavy, dan Senator Lisa Murkowski menyampaikan belasungkawa mereka kepada keluarga korban dan komunitas yang terdampak oleh tragedi ini.
Kecelakaan ini menambah daftar insiden penerbangan fatal di Alaska, sebuah negara bagian yang terkenal dengan kondisi cuaca ekstrem dan medan yang menantang bagi penerbangan. (bbs)
Editor : Editor Satu