LONDON, METRODAILY – Gaun yang dikenakan Meghan Markle dalam sebuah acara amal eksklusif di London pada Sabtu malam menuai beragam komentar dari publik dan kritikus mode.
Istri Pangeran Harry tersebut tampil anggun dengan gaun hitam tanpa lengan karya desainer ternama, yang menonjolkan potongan minimalis namun modern.
Namun, pilihan gaunnya memicu perdebatan di media sosial dan sejumlah platform berita. Beberapa pihak memuji penampilannya sebagai simbol keberanian dan kebebasan berekspresi, sementara yang lain menganggap busana tersebut terlalu sederhana untuk seorang anggota keluarga kerajaan, meskipun statusnya sebagai anggota aktif kerajaan Inggris telah berakhir.
"Meghan selalu berusaha menonjolkan diri dengan gaya yang berbeda dari tradisi kerajaan. Namun, kali ini penampilannya tampak kurang berkelas," ujar kritikus mode Inggris, Sarah Ellison.
Sebaliknya, pendukungnya menyebut gaun itu sebagai pernyataan gaya Meghan yang mandiri dan tetap relevan dengan tren mode modern.
Kontroversi terkait busana Meghan bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, ia juga sempat disorot atas pilihannya mengenakan pakaian non-tradisional dalam berbagai kesempatan resmi.
Acara amal yang dihadiri oleh Meghan sendiri bertujuan menggalang dana untuk pendidikan anak-anak kurang mampu di Afrika. Meski sorotan publik lebih banyak tertuju pada penampilannya, Meghan menyampaikan pidato penuh semangat tentang pentingnya akses pendidikan.
Diskusi mengenai busana Meghan Markle ini menunjukkan bahwa gaya berbusana mantan aktris tersebut terus menjadi perhatian, meskipun ia kini lebih fokus pada kegiatan sosial dan filantropi bersama keluarganya. (Rel)
Editor : Editor Satu