Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tragedi Maut di Festival Sekolah: 35 Anak Tewas Terinjak-injak

Editor Satu • Sabtu, 21 Desember 2024 | 10:00 WIB
Setidaknya 35 anak tewas dalam kerumunan di pekan raya sekolah di Nigeria.
Setidaknya 35 anak tewas dalam kerumunan di pekan raya sekolah di Nigeria.

NIGERIA, METRODAILY - Sebanyak 35 anak tewas dan enam lainnya mengalami luka serius dalam sebuah tragedi memilukan yang terjadi di Ibadan, Nigeria, pada Rabu, 18 Desember 2024.

Insiden tersebut terjadi saat sebuah festival sekolah yang diadakan di Sekolah Menengah Islam Basorun, yang diselenggarakan oleh Wings Foundation dan Agidigbo FM, berubah menjadi bencana karena kerumunan massa yang tidak terkendali.

Peristiwa ini mengundang sorotan besar, karena acara yang seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan dan hadiah menarik bagi ribuan anak muda, justru berakhir dengan kematian tragis.

Lebih dari 5.000 anak diundang untuk menghadiri acara tersebut, namun kerumunan yang sangat besar menyebabkan desak-desakan yang berujung pada insiden maut.

Rekaman video dari lokasi kejadian memperlihatkan anak-anak yang panik, dengan beberapa korban dibawa keluar dari kerumunan yang sangat padat.

Pihak kepolisian Oyo melaporkan bahwa mereka telah menangkap delapan orang yang dianggap bertanggung jawab atas kejadian ini, termasuk penyelenggara utama acara tersebut.

Kepolisian negara bagian Oyo, melalui juru bicaranya, Adewale Osifeso, mengungkapkan bahwa penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk menyelidiki penyebab pasti tragedi ini. "Penyelidikan pembunuhan telah dibuka untuk mengusut tuntas kejadian ini," ujarnya, seperti dilansir The Guardian.

Gubernur negara bagian Oyo, Seyi Makinde, juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. "Kami berbagi rasa duka yang mendalam dengan keluarga para korban. Semoga jiwa-jiwa yang telah pergi beristirahat dalam damai," tulisnya melalui media sosial.

Tragedi ini menambah panjang daftar insiden mematikan akibat kerumunan di Nigeria.

Sebelumnya, pada bulan Maret 2024, dua mahasiswa tewas dan 23 lainnya terluka dalam desak-desakan saat menerima bantuan beras di Universitas Negara Nasarawa, sementara empat wanita juga tewas di kota Bauchi akibat insiden serupa saat menunggu pembagian uang tunai.

Kini, pihak berwenang di Nigeria berfokus pada penegakan hukum dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan keadilan bagi korban serta mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan. (net)

Editor : Editor Satu
#Tewas terinjak injak