Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Alasan Takut Orangtua, Sepasang Kekasih Nekat Buang Bayi di Asahan

Edi Saragih • Minggu, 29 Maret 2026 | 17:10 WIB

Kedua orangtua bayi yang dibuang di Asahan diamankan Polisi.
Kedua orangtua bayi yang dibuang di Asahan diamankan Polisi.

ASAHAN, METRODAILY – Polisi mengamankan pasangan kekasih berinisial MA (20) dan DP (20), setelah terbukti usai membuang bayi hasil hubungan gelap mereka di Kabupaten Asahan. Alasan keduanya membuang bayi itu, hanya karena takut kepada orang tuanya masing-masing.

"Keterangan pelaku, tindakan meninggalkan bayi di jalan dilakukan karena rasa takut kepada orang tua masing-masing, terutama menjelang perayaan Idulfitri," kata Kapolsek Pulau Raja AKP D Sitepu, Sabtu (28/3/2026).

Sitepu mengatakan pasangan kekasih itu panik, sehingga memutuskan meletakkan bayi tersebut di dekat rumah pelaku MA yang merupakan ayah bayi itu.

"Dalam kondisi panik, keduanya sepakat meletakkan bayi tersebut di jalan dekat rumah pelaku pria dengan harapan ditemukan warga," ujarnya.

AKP D Sitepu menyebut bayi perempuan tersebut awalnya ditemukan seorang warga di jalan umum Lingkungan IV, Kelurahan Aek Loba Pekan, Kecamatan Aek Kuasan, Rabu (18/3) malam. Usai penemuan itu, bayi tersebut pun diserahkan kepada warga untuk dirawat sementara.
Pihak kepolisian yang menerima informasi tersebut, langsung menuju lokasi dan membawa bayi itu ke Puskesmas Aek Kuasan.

"Dari hasil pemeriksaan, bayi berusia sekitar 7 bulan itu dinyatakan dalam kondisi sehat," kata Sitepu.

Polisi pun menyelidiki pelaku pembuangan bayi itu. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, petugas kepolisian berhasil mengantongi identitas orang tua bayi itu.
Lalu, pada Rabu (26/3), petugas mengamankan pelaku MA yang merupakan ayah bayi tersebut.

"Dari hasil interogasi, (MA) mengakui perbuatannya bersama kekasihnya, seorang perempuan berinisial DP yang kemudian turut diamankan di lokasi berbeda," ujarnya.
Berdasarkan pengakuan para pelaku, bayi itu merupakan hasil hubungan gelap keduanya. Bayi tersebut lahir pada Agustus 2025 lalu di Kota Medan.

Keduanya mengaku sebagai orang tua kandung bayi perempuan tersebut. Bayi lahir pada Agustus 2025 di Medan dan merupakan hasil hubungan di luar pernikahan," kata Sitepu.(dtk)

 

Editor : Metro-Esa
#buang bayi #asahan