Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pengendara Dilempari Batu di Jalur Siantar–Saribudolok, Diduga Modus Pungli di Jalan Rusak

Editor Satu • Kamis, 26 Maret 2026 | 16:50 WIB

Petugas Polsek Raya menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pungli dan pelemparan batu terhadap pengendara di jalur Siantar–Saribudolok.
Petugas Polsek Raya menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pungli dan pelemparan batu terhadap pengendara di jalur Siantar–Saribudolok.

SIMALUNGUN, METRODAILY – Laporan aksi pelemparan batu terhadap pengendara di jalur Pematangsiantar–Saribudolok langsung ditindaklanjuti jajaran Polres Simalungun melalui Polsek Raya, Rabu (25/3) malam.

Kapolsek Raya, Iptu Oloan Sijabat, mengatakan laporan diterima melalui layanan 110 Command Center dari warga bernama Ando Saragih.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel langsung turun ke lokasi sekitar pukul 20.45 WIB di kawasan depan Gereja GKPS Raya Usang, Kecamatan Dolok Masagal.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan sejumlah pemuda setempat melakukan sistem buka-tutup jalan akibat kondisi badan jalan yang rusak atau amblas.

Akibatnya, arus lalu lintas hanya bisa dilalui secara bergantian. Namun di lapangan, ditemukan indikasi adanya permintaan uang kepada pengendara yang melintas.

Praktik tersebut dinilai berpotensi menjadi pungutan liar dan meresahkan pengguna jalan.

Polisi Beri Peringatan Tegas

Personel Bhabinkamtibmas, termasuk Dedi Parulian Barutu dan Iptu Moris Siahaan, langsung memberikan pembinaan serta imbauan tegas kepada para pemuda di lokasi.

“Tidak boleh ada lagi permintaan uang kepada pengendara karena itu melanggar hukum,” tegas petugas di lapangan.

Selain itu, masyarakat diminta tetap menjaga ketertiban dan berkoordinasi dengan aparat jika menemukan persoalan di wilayahnya.

Setelah penanganan dilakukan, situasi berangsur kondusif. Praktik pungli dan aksi yang meresahkan tidak lagi ditemukan.

Arus lalu lintas kembali berjalan lancar meski masih diberlakukan sistem buka-tutup karena kondisi jalan yang belum sepenuhnya pulih.

Kapolsek menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat melalui layanan 110.

“Kami pastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara serius dan profesional,” ujar Oloan.

Masyarakat juga diimbau tidak ragu melaporkan setiap bentuk gangguan kamtibmas agar dapat segera ditangani. (rel)

Editor : Editor Satu
#modus pungli #Aksi Lempar Batu