TAPTENG, METRODAILY – Seorang pria bernama Rusiakup (39), yang berprofesi sebagai terapis pijat refleksi, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar tempat usahanya di Lingkungan VI, Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Kematian korban menimbulkan kecurigaan dari pihak keluarga. Pasalnya, ditemukan luka di bagian belakang kepala korban serta bercak darah di atas tempat tidur. Selain itu, dua unit telepon seluler milik korban dilaporkan tidak ditemukan di lokasi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh adik kandung korban, Rahman Mulia (31).
Baca Juga: Simalungun Dapat Bantuan Pertanian dari Kementan: Bibit untuk 22 Ribu Ha dan Cetak Sawah 200 Ha
Rahman merasa heran saat melihat pintu tempat usaha kakaknya sudah terbuka pada pagi hari, sementara korban tidak terlihat seperti biasanya.
Ia kemudian masuk ke dalam ruangan usaha tersebut dan menuju kamar korban. Saat itu, ia melihat korban terbaring di atas tempat tidur dengan tubuh tertutup selimut.
Ketika Rahman mencoba membangunkan korban, tidak ada respons. Ia kemudian membuka selimut dan mendapati korban sudah tidak bernyawa dalam posisi telungkup.
Rahman lalu memanggil abang mereka, Ramayadi, untuk memastikan kondisi korban.
Baca Juga: Remaja 17 Tahun Dibacok OTK di Simalungun, Pelaku Ditangkap 3 Jam Kemudian
Polisi Lakukan Olah TKP
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kelurahan dan diteruskan ke Polsek Sibabangun.
Kapolsek Sibabangun Toto Catur Wahono membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.
Menurutnya, pihak kepolisian telah melakukan langkah awal untuk mengetahui penyebab kematian korban.
“Peristiwa ini sudah kami tangani. Tim Inafis dari Polres Tapanuli Tengah telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Selain itu, petugas medis juga telah melakukan visum luar terhadap jenazah korban,” ujarnya.
Baca Juga: Semangat Toleransi, Gen-Z Joshua Siahaan Bagikan 2.000 Takjil di Siantar
Kapolsek menambahkan, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Karena itu, jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai proses fardu kifayah.
Meski demikian, personel Polsek Sibabangun bersama Tim Opsnal Polres Tapanuli Tengah masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga korban, guna mengungkap penyebab pasti kematian Rusiakup. (net)