MEDAN, METRODAILY – Jean Calvijn Simanjuntak turun langsung menemui massa aksi yang menggelar demonstrasi di Kota Medan, Jumat (27/02/2026).
Kehadiran Kapolrestabes Medan itu disebut berhasil meredam ketegangan dan menjaga situasi tetap kondusif.
Aksi tersebut dipicu oleh keberatan massa terhadap Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 500-7.1/540 tertanggal 13 Februari 2026 yang mengatur penjualan daging nonhalal.
Kebijakan itu dinilai sebagian pedagang berpotensi merugikan usaha mereka.
Di tengah situasi yang sempat memanas, Jean Calvijn Simanjuntak memilih berdiri bersama massa dan memfasilitasi perwakilan pengunjuk rasa untuk melakukan mediasi dengan jajaran Pemerintah Kota Medan.
Doa Bersama di Tengah Ketegangan
Saat proses mediasi berlangsung dan tensi sempat meningkat, Calvijn mengambil langkah persuasif dengan mengajak massa menundukkan kepala dan berdoa bersama.
Tindakan tersebut membuat suasana berangsur tenang. Massa yang sebelumnya menyampaikan aspirasi dengan nada tinggi mulai meredakan emosi.
“Puji Tuhan, sampai dengan saat ini, semua saudara-saudaraku telah menunjukkan toleransi dan menyampaikan aspirasi dengan semangat yang luar biasa,” ujar Calvijn di hadapan massa.
Ia juga menegaskan bahwa aksi damai tersebut berjalan aman, tertib, dan terkendali berkat kerja sama semua pihak.
“Terima kasih untuk penyampaian aspirasi yang luar biasa. Kami tetap melayani untuk masyarakat. Terima kasih semuanya, Tuhan memberkati, horas... horas... horas,” ucapnya menutup kegiatan di hadapan wartawan.
Aksi Berlangsung Kondusif
Kepolisian memastikan pengamanan dilakukan secara humanis dan profesional. Dengan difasilitasinya dialog antara perwakilan massa dan Pemko Medan, aksi demonstrasi berakhir tanpa insiden berarti.
Situasi di lokasi kembali normal setelah massa membubarkan diri secara tertib. (Rel/sya)
Editor : Editor Satu