Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ditemukan Tewas di Aliran Irigasi, Chu Wan Lee Alami Luka Parah di Kepala

Editor Satu • Jumat, 13 Februari 2026 | 11:20 WIB
Jenazah Chu Wan Lee Simanjuntak saat ditemukan warga di aliran irigasi Simpangan Bolon, Kecamatan Huta Bayuraja, Kabupaten Simalungun.
Jenazah Chu Wan Lee Simanjuntak saat ditemukan warga di aliran irigasi Simpangan Bolon, Kecamatan Huta Bayuraja, Kabupaten Simalungun.

Polisi Amankan Rekan Minum

 

SIMALUNGUN, METRODAILY – Warga menemukan jenazah seorang pria dengan kondisi mengenaskan di aliran bondar (irigasi) Simpangan Bolon, Kelurahan Huta Bayu, Kecamatan Huta Bayuraja, Kabupaten Simalungun, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban diketahui bernama Chu Wan Lee Simanjuntak (37), warga Sipintu-pintu, Kelurahan Huta Bayu, Kecamatan Huta Bayuraja. Saat ditemukan, wajah dan kepala korban dipenuhi luka.

Kapolsek Tanah Jawa AKP Banuara Manurung mengatakan, pihaknya bersama personel langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga.

“Di lokasi, jenazah sudah diangkat masyarakat dan diletakkan di pinggir bondar,” ujarnya.

Baca Juga: Dosen FH USU Edukasi Staf KEK Sei Mangkei Cegah Pinjol Ilegal dan Judi Online

Hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis Polres Simalungun menemukan sejumlah luka di bagian wajah dan kepala korban. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih untuk dilakukan autopsi.

Dari hasil autopsi, diketahui terjadi pendarahan di rongga kepala serta patah atau retaknya tulang tengkorak. Selain itu, ditemukan luka-luka di wajah, kepala, tangan, dan kaki korban.

Usai proses autopsi, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sempat Terlibat Cekcok di Kafe

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban bersama dua rekannya, Benget Siburian (42) dan Riko Siburian, berangkat dari rumah Benget menuju Kafe Situmorang di Nagori Pulo Bayu, Kecamatan Huta Bayuraja.

Baca Juga: Dua Residivis Narkoba Kembali Ditangkap di Siantar, Polisi Sita Sabu dan Ponsel

Di lokasi, mereka memesan tuak dan tiga pasang bir lalu minum bersama hingga dini hari.

Sekitar pukul 01.30 WIB, korban meminta kunci sepeda motornya kepada Benget, padahal kunci tersebut berada pada korban sendiri. Permintaan itu memicu emosi Benget.

Dalam kondisi marah, Benget mengambil botol bir berisi sisa minuman dan memukulkannya sekali ke kepala korban hingga botol pecah dan korban mengalami luka berdarah. Pemilik kafe sempat melerai dan menyuruh korban pulang.

Motor Ditemukan Rusak, Korban Hilang

Rabu pagi sekitar pukul 06.50 WIB, Unit Lantas Polsek Tanah Jawa menerima informasi kecelakaan lalu lintas di jalan umum Huta III Pulo Bayu, Nagori Pulo Bayu.

Di lokasi, polisi menemukan satu unit sepeda motor Honda Revo BK 6160 LT warna hitam dalam kondisi rusak di bagian depan. Kendaraan berada di bahu jalan dekat parit, dengan bekas benturan di tebing tanah dan serpihan bodi motor berserakan. Kunci kontak masih melekat pada sepeda motor.

Baca Juga: Sempat Gelap, Listrik PAUD Pondok Sayur Kembali Normal

Motor tersebut kemudian diamankan sebagai barang bukti.

Sore harinya sekitar pukul 16.00 WIB, jenazah korban ditemukan di aliran irigasi Sipangan Bolon, tidak jauh dari lokasi motor ditemukan.

Polisi telah mengamankan Benget Siburian dengan dugaan melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. (rel)

Editor : Editor Satu
#tewas di irigasi