Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Viral di Medsos, Oknum Petugas Koperasi di Asahan Anarkis Terhadap Nasabah

Edi Saragih • Selasa, 10 Februari 2026 | 18:40 WIB
Cuplikan video aksi petugas koperasi yang marah-marah di lokasi usaha nasabah.
Cuplikan video aksi petugas koperasi yang marah-marah di lokasi usaha nasabah.

ASAHAN, METRODAILY - Aksi anarkis yang dilakukan oleh oknum pekerja koperasi terhadap nasabah berinisial TR (30) warga Kelurahan Sentang, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan viral di media sosial.

Berdasarkan postingan Trisna Printing Sentang di media sosial, tampak salah seorang oknum pekerja koperasi didampingi sejumlah rekannya tampak marah-marah sembari membantingkan helm ke steling jualan milik Trisna tersebut.

Akibat insiden tersebut, sebanyak dua buah steling milik nasabah TR tersebut mengalami kerusakan.
Saat dikonfirmasi wartawan media ini, pemilik akun tersebut berinisial TR membenarkan peristiwa yang dialaminya tersebut.

"Aksi yang terkesan anarkis itu bang terjadi pada 6 Februari 2026 lalu. Kejadian tersebut terjadi di tempat usaha sekaligus rumah saya. Saat itu, sejumlah petugas koperasi yang dipimpin oleh Aris datang ke tempat saya," jelas TR, Selasa (10/2).

Saat itu, lanjut TR, salah seorang oknum pekerja koperasi berinisial NO yang mengaku sebagai pengawas tersebut langsung marah - marah di hadapan para pembeli sembari menendang meja dan steling.

"Sambil marah-marah di depan umum, NO juga membanting helm nya ke dua buah steling milik saya. Akibatnya, dua buah steling itu pecah bang," katanya sembari menunjukkan ke arah steling.

Dirinya mengatakan, tidak hanya sampai disitu, sambil marah-marah, NO juga mengeluarkan bahasa yang dinilai tidak pantas untuk diucapkan.

"Kedepannya, kalau kau tidak membayar angsuran itu, maka, perlakuan serupa akan kami lakukan. Asal kau tau ya, mau lapor silahkan, kami sama sekali tidak takut," ucap TR sembari menirukan ucapan yang diutarakan oleh NO.

Masih menurut TR, pasca adanya kejadian itu, dirinya masih tetap melakukan pembayaran kepada pihak koperasi tersebut seperti biasanya.

"Saya sama sekali tidak lari loh bang, namanya utang, ya tetap harus saya bayar lah bang. Ngeri kali bah perlakuan mereka itu bang, akibat saya tidak bayar selama dua hari karena ada urusan keluarga, mereka langsung berbuat anarkis terhadap saya," ucapnya dengan nada sedih.

Sementara itu, pihak koperasi yang diketahui dipimpin oleh Aris belum dapat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut.(ded)

Editor : Metro-Esa
#koperasi #nasabah