SIMALUNGUN, METRODAILY – Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang membentuk tim khusus (timsus) untuk memberantas segala bentuk perjudian di wilayah hukum Polres Simalungun.
Langkah tegas ini diambil sebagai respons atas maraknya praktik judi, khususnya togel, yang meresahkan masyarakat.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menegaskan, Kapolres telah menginstruksikan penindakan tanpa kompromi terhadap seluruh aktivitas perjudian.
“Tidak ada toleransi, tidak ada kompromi. Semua bentuk perjudian akan kami berantas tuntas,” kata Verry, Rabu (4/2) malam.
Baca Juga: Wali Kota Wesly Jamu Atlet Juara Internasional Asal Siantar
Verry membantah anggapan Polres Simalungun lamban menindak laporan masyarakat. Menurutnya, Kapolres bahkan telah membentuk tim khusus yang langsung berada di bawah kendali dirinya untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan efektif.
“Kami sangat responsif. Timsus ini dibentuk khusus untuk menangani perjudian secara serius,” ujarnya.
Instruksi tegas juga diberikan kepada seluruh kapolsek di jajaran Polres Simalungun. Setiap wilayah diwajibkan bersih dari praktik perjudian.
“Tidak boleh ada lagi perjudian apa pun di wilayah masing-masing. Para kapolsek bertanggung jawab penuh,” tegas Verry.
Baca Juga: 21.885 Prajurit Tamtama TNI AD Dilantik di Rindam Siantar, KSAD Tekankan Mental Militer
Timsus tersebut memiliki kewenangan penuh melakukan penyelidikan mendalam, pengumpulan bukti, hingga penindakan hukum. Operasi dilakukan secara cepat dan tertutup.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku untuk kabur atau menghilangkan barang bukti,” lanjutnya.
Sikap serupa disampaikan Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Herison Manullang. Ia memastikan seluruh personel opsnal telah dikerahkan untuk mengungkap praktik perjudian.
“Kami bekerja profesional. Penindakan dilakukan berdasarkan bukti kuat agar proses hukum berjalan efektif hingga pengadilan,” katanya.
Kanit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun Iptu Ivan Roni Purba menambahkan, pihaknya rutin melakukan patroli dan penyelidikan ke lokasi-lokasi yang dicurigai menjadi arena judi.
Baca Juga: Maarten Paes Dinilai Ideal Jadi Kiper Ajax: Tinggi Badan dan Fisik Jadi Modal Utama
“Kami tidak mengenal negosiasi terhadap perjudian. Begitu bukti cukup, langsung kami tindak,” tegas Ivan.
Polres Simalungun juga membuka ruang partisipasi publik. Masyarakat diminta aktif melaporkan praktik perjudian melalui layanan darurat 110.
“Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti secara serius,” ujar Verry.
Terkait dugaan adanya bandar besar yang beroperasi, Polres Simalungun mengaku tengah melakukan pendalaman.
“Kami sudah mengantongi data awal. Siapa pun pelakunya dan sebesar apa pun jaringannya, akan kami proses sesuai hukum,” tutup Verry. (rel)