SIMALUNGUN, METRODAILY – Polres Simalungun kembali menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menekan aksi balap liar dan gangguan keamanan lainnya.
Patroli skala besar dilakukan di kawasan KEK Sei Mangkei, tepatnya di Jalan Umum Ujung Padang, Nagori Rawa Masin, Kecamatan Ujung Padang, Sabtu (17/1) malam hingga Minggu (18/1) dini hari.
Puluhan personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Bosar Maligas, Iptu Sonni G Silalahi.
Patroli dimulai pukul 23.00 WIB hingga 03.30 WIB, menyasar titik-titik rawan balap liar dan pelanggaran lalu lintas.
“KRYD merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk di kawasan strategis KEK Sei Mangkei,” ujar Iptu Sonni, Minggu (18/1).
Ia menjelaskan, patroli melibatkan 11 personel Polsek Bosar Maligas dari berbagai unit, dibantu personel Satlantas Polres Simalungun.
Operasi ini juga didukung unsur Intelijen, Reskrim, dan Bhabinkamtibmas.
“Kami melibatkan personel Reskrim, Lantas hingga Bhabinkamtibmas. Ini patroli gabungan yang solid untuk memastikan tidak ada gangguan kamtibmas,” katanya.
Selain Polri, kegiatan KRYD turut melibatkan Koramil 07/Bosar Maligas, aparat Kecamatan Ujung Padang, Satpol PP, lurah, serta para kepala lingkungan setempat.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk menciptakan rasa aman di masyarakat.
“Sinergi dengan TNI dan pemerintah daerah sangat penting. Kami ingin masyarakat tahu bahwa aparat negara hadir, khususnya pada jam-jam rawan,” tambah Sonni.
Fokus utama patroli kali ini adalah mengantisipasi balap liar yang kerap terjadi di sekitar KEK Sei Mangkei.
Jalanan yang lebar dan mulus di kawasan tersebut sering disalahgunakan sebagai arena balapan, terutama pada akhir pekan.
“Hasil patroli, kami memberikan imbauan dan teguran kepada pengguna jalan, khususnya pengendara dengan knalpot brong. Edukasi ini penting agar tidak terulang,” jelas Sonni.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Simalungun Kompol M Manik menegaskan KRYD merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan 2026.
“KRYD dilaksanakan rutin oleh Polres dan Polsek jajaran sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya pada malam hari,” ujar Manik.
Ia menambahkan, Polres Simalungun juga menjalankan berbagai program pengamanan lain, seperti Strong Point, Blue Light Patrol, serta program unggulan Simalungun Safe Tourism untuk menjaga keamanan kawasan wisata Parapat dan Danau Toba.
“Kami ingin membangun citra Simalungun sebagai daerah yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” katanya.
Kompol Manik juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi Call Center Polri 110 jika membutuhkan bantuan. Layanan tersebut gratis dan aktif selama 24 jam. (Rel)
Editor : Editor Satu