Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ratusan Babi Ilegal Gagal Beredar, TNI AL Amankan 2 Kapal di Perairan Nias

Editor Satu • Senin, 19 Januari 2026 | 17:10 WIB
TNI AL Nias mengamankan dua kapal yang membawa ratusan babi ilegal di perairan Nias Utara.
TNI AL Nias mengamankan dua kapal yang membawa ratusan babi ilegal di perairan Nias Utara.

NIAS, METRODAILY – Tim Patroli Rigid Bouyancy Boat (RBB) Pangkalan TNI AL (Lanal) Nias berhasil menggagalkan upaya pengiriman ratusan babi ilegal tanpa dokumen resmi di perairan Nias Utara, Kamis (15/1/2026) dini hari.

Dua kapal tanpa nama yang mengangkut 227 ekor babi diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapal pertama dinakhodai NT dengan enam ABK membawa 108 ekor babi, sementara kapal kedua dinakhodai PT dengan enam ABK mengangkut 119 ekor babi.

Kedua kapal tidak memiliki Surat Persetujuan Berlayar (SPB), dokumen kapal, dokumen awak kapal, maupun dokumen muatan yang sah.

Baca Juga: Groundbreaking Rehabilitasi Sawah Tapteng, Mentan: Pakai Skema Padat Karya

Komandan Lanal Nias, Kolonel Laut (P) Lexy Efraim Dumais, menegaskan, tindakan tegas ini menunjukkan komitmen TNI AL menjaga keamanan laut sekaligus mendukung pemerintah mencegah penyebaran penyakit hewan melalui ternak ilegal.

“Seluruh barang bukti beserta kapal diamankan dan dikawal menuju Lanal Nias untuk proses hukum,” ujar Lexy.

Para pelaku diduga melanggar Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, dengan ancaman penjara hingga 2 tahun dan denda maksimal Rp2 miliar, serta Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, dengan ancaman penjara hingga 5 tahun dan denda maksimal Rp600 juta.

Baca Juga: Suami Boros Beli Togel, Omak-Omak di Humbahas Menjerit: Uang Belanja Habis

TNI AL menegaskan akan terus meningkatkan patroli di wilayah yurisdiksi nasional untuk menegakkan hukum, melindungi kepentingan nasional, dan menjamin keamanan serta keselamatan pelayaran.  (dh)

Editor : Editor Satu
#tni al #babi ilegal