SIANTAR, METRODAILY – Seorang pria lanjut usia (lansia) yang diperkirakan berumur sekitar 60 tahun ditemukan meninggal dunia di pinggir Sungai Bah Bolon, tepatnya di Jalan Pattimura, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Saat ditemukan, tubuh korban dalam posisi tersandar di dinding gudang milik PT STTC. Di sekitar lokasi, petugas menemukan botol racun rumput yang telah kosong, sepasang sandal jepit hitam, serta sebila pisau bergagang hitam.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak melalui Kapolsek Siantar Timur Iptu Edy JJ Manalu menjelaskan, korban memiliki ciri-ciri fisik kulit sawo matang, rambut ikal, perawakan sedang, mengenakan celana jeans hitam, ikat pinggang merek Levi’s, kaos lengan pendek warna tosca bertuliskan Prada, serta singlet putih.
Baca Juga: Jalan Vital di Haranggaol Longsor, Bupati Simalungun Perintahkan Penanganan Cepat
“Posisi korban saat ditemukan tersandar di tembok gudang. Kondisi jenazah sudah mengeluarkan bau tidak sedap dan terdapat luka di bagian perut yang diduga akibat sayatan pisau,” ujar Edy.
Selain itu, di dekat korban ditemukan botol plastik hijau tua berisi racun rumput merek Gosong Top yang telah habis isinya. Polisi menduga korban juga sempat meminum racun tersebut sebelum meninggal dunia.
“Diperkirakan korban telah meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan,” kata Edy.
Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Rumah Pensiunan TNI di Siantar Barat Ludes Terbakar
Penemuan jenazah bermula saat seorang warga yang sedang menjala ikan di Sungai Bah Bolon mencium bau menyengat dan melihat tubuh korban. Temuan itu kemudian dilaporkan ke warga sekitar dan diteruskan ke Polsek Siantar Timur.
Dari hasil pemeriksaan luar dan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan luka akibat benda tajam serta noda darah di sekitar lokasi. Cairan berwarna hijau juga terlihat keluar dari tubuh korban saat proses evakuasi.
“Untuk sementara, korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri,” tegas Edy.
Hingga Minggu (18/1/2026), identitas korban belum diketahui. Pemeriksaan sidik jari oleh Tim Inafis tidak membuahkan hasil karena kondisi jari korban melepuh, diduga akibat paparan cairan racun.
Baca Juga: Bocah 1 Tahun Nyaris Ditinggal di Jalan, Ibu Muda Diamankan Polisi
Usai olah TKP, jenazah dievakuasi menggunakan mobil patroli Polsek Siantar Timur dan dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga telah memintai keterangan dari sejumlah saksi, yakni Putra (28) warga Kelurahan Tomuan, Irnawati (57) warga Kelurahan Merdeka, dan Pardomuan Fransiscus Sinaga (46) warga Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur. (rel)
Editor : Editor Satu