MADINA, METRODAILY — Polisi akhirnya menangkap terduga bandar narkoba yang sebelumnya melarikan diri dan memicu amuk massa hingga membakar Kantor Polsek Muara Batang Gadis (MBG), Kabupaten Mandailing Natal.
Kepastian itu disampaikan Kapolda Sumatera Utara Irjen Wisnu Hermawan Februanto saat meninjau langsung kondisi Mapolsek MBG yang hangus terbakar, Senin (22/12/2025).
Kapolda datang bersama unsur pemerintah daerah dan TNI ke Desa Singkuang untuk memastikan situasi keamanan pascainsiden. Dari lokasi, ia menyatakan bahwa terduga pelaku narkoba yang kabur telah berhasil diamankan aparat.
Baca Juga: Disaksikan Camat, BLT-DD Tahap III–IV Cair di Aek Korsik
“Kami sudah berhasil menangkap terduga pelaku yang sempat melarikan diri. Yang bersangkutan diamankan saat berjalan dari wilayah Mandailing Natal menuju ke sini,” ujar Wisnu kepada wartawan.
Selain memastikan penangkapan, Kapolda mengatakan pihaknya telah bermusyawarah dengan masyarakat, pemerintah daerah, dan TNI untuk mempercepat pemulihan pelayanan kepolisian di wilayah tersebut. Pembangunan kembali Polsek MBG akan dilakukan secara gotong royong.
“Kami sepakat Polsek ini harus segera dibangun kembali. Pembangunannya dibantu oleh Pak Bupati, TNI, dan masyarakat. Targetnya, pekan ini Polsek sudah bisa kembali beroperasi,” katanya.
Baca Juga: 2.297 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati Labuhanbatu Tegaskan Kepastian Status Honorer
Kapolda juga menegaskan komitmen aparat penegak hukum bersama pemerintah daerah untuk memberantas peredaran narkoba di Kecamatan Muara Batang Gadis. Menurutnya, persoalan narkoba menjadi akar masalah yang harus diselesaikan secara serius dan kolektif.
“Kami bersama Bupati dan TNI akan sungguh-sungguh memberantas tempat-tempat dan bandar narkoba di wilayah ini. Ini masalah bersama yang harus kita pecahkan bersama,” ujar Wisnu.
Sebelumnya, Kapolres Mandailing Natal AKBP Arie Sofandi Paloh secara terbuka mengakui adanya kesalahan prosedur dalam penanganan terduga pengedar narkoba yang diserahkan masyarakat ke Polsek Muara Batang Gadis.
Baca Juga: Pemko Tanjungbalai Gandeng BRIN, Sektor Perikanan Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Baru
Pengakuan itu disampaikan saat ia bertemu warga Desa Singkuang I dan Singkuang II, Minggu (21/12/2025).
“Terkait penanganan terduga pengedar yang diserahkan masyarakat, saya akui ada kesalahan. Saya sebagai pimpinan tertinggi Polri di Mandailing Natal bertanggung jawab penuh,” kata Arie di hadapan warga.
Ia juga menjelaskan kronologi kaburnya terduga pengedar narkoba dari kantor Polsek MBG. Peristiwa itulah yang memicu kemarahan warga hingga berujung pada pembakaran kantor polisi.
Baca Juga: Pemko Tanjungbalai Gandeng BRIN, Sektor Perikanan Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Baru
Kapolres menegaskan akan memberikan tindakan tegas kepada personel kepolisian yang terbukti terlibat, baik dalam pembiaran, pembekingan, maupun penyalahgunaan narkoba.
“Saya tidak akan ragu menindak anggota yang terlibat. Pemeriksaan, termasuk tes urine, terus kami lakukan,” ujarnya. (net)
Editor : Editor Satu