SIMALUNGUN, METRODAILY – Warga Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, terkejut dengan penemuan pria paruh baya bernama Samzos Sinaga (54) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Jumat (28/11) sekitar pukul 15.10 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi telungkup di lantai rumah.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa Polsek Bangun menerima laporan warga mengenai adanya seseorang yang ditemukan tidak bernyawa di dalam rumah.
Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Bangun AKP R. Simarmata memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Sugeng Suratman bersama anggota Reskrim, Pawas, personel SPKT, dan Bhabinkamtibmas menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, petugas memastikan Samzos telah meninggal dunia. Menurut keterangan adiknya, Safrinain Sinaga, ia datang ke rumah korban sekitar pukul 14.00 WIB.
Saat masuk, ia melihat abangnya dalam posisi telungkup seolah tertidur. Namun ia mulai curiga karena tubuh korban terasa dingin dan kaku.
Tidak lama kemudian saksi lainnya, Afni Nainggolan, tiba dan panik melihat kondisi korban.
“Bapauda, bapauda, lihat dulu. Bapauda ini kenapa?” ujar Afni dengan nada cemas.
Safrinain kemudian memanggil tetangga yang membantu membalikkan tubuh Samzos sebelum akhirnya pangulu setempat dan petugas Puskesmas Batu VI diberi kabar.
Petugas medis Puskesmas Batu VI, Rosmawaty Munthe, melakukan pemeriksaan dan memastikan korban telah meninggal dunia. Dari hasil pengecekan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana.
Ipda Sugeng Suratman mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP, mengamankan lokasi, serta memeriksa sejumlah saksi.
“Tindakan awal yang kami ambil adalah memeriksa kondisi korban, meminta keterangan saksi, serta menghubungi tenaga medis. Semua prosedur penanganan non-pidana dilakukan sesuai SOP,” jelasnya.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit dan menerima kepergian Samzos dengan ikhlas. Mereka juga menandatangani surat pernyataan menolak dilakukan autopsi.
Jenazah Samzos Sinaga kini disemayamkan di rumah duka. (Rel)
Editor : Editor Satu