Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Dua Remaja Tewas Seketika Akibat Tabrakan Maut di Jalinsum Simalungun

Editor Satu • Selasa, 25 November 2025 | 11:20 WIB

Unit Gakkum Satlantas Polres Simalungun melakukan olah TKP di lokasi lakalantas maut Jalinsum Pematangsiantar-Perdagangan.
Unit Gakkum Satlantas Polres Simalungun melakukan olah TKP di lokasi lakalantas maut Jalinsum Pematangsiantar-Perdagangan.

SIMALUNGUN, METRODAILY – Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Pematangsiantar-Perdagangan, tepatnya di Jalan Asahan Km 24-25, Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Minggu (23/11) dini hari.

Dua remaja pria meninggal seketika setelah sepeda motor mereka bertabrakan.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun Ipda Yancen Hutabarat beserta tim bergerak cepat begitu menerima laporan.

Tabrakan terjadi sekitar pukul 00.15 WIB, menimpa Aditya Pasya (18) warga Huta IV Marihat Tempel Nagori Pamatang Sahkuda, dan Ahmad Syahridho (17) warga Huta Ujung Maligas Bayu, Kecamatan Hutabayuraja.

Baca Juga: Sabu dalam Botol Sampo Nyaris Diselundupkan Masuk Lapas PematangsiantarKeduanya tewas seketika setelah sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan keras.

Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi Akbar Ek Wiranata (16) dan Kevin Nius Sidabalok (15), Aditya mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 5269 TBJ melaju dari arah Perdagangan menuju Pematangsiantar dengan kecepatan tinggi.

Saat tiba di lokasi, pengendara diduga kurang hati-hati dan masuk ke jalur berlawanan.

Sepeda motor Aditya kemudian bertabrakan dengan sepeda motor Honda Supra tanpa plat nomor yang dikendarai Ahmad Syahridho. Tabrakan keras membuat kedua korban langsung meninggal di tempat.

Baca Juga: PPPK Kembali ke Jalur Profesional, Tidak Ada Lagi Paruh Waktu

Menurut Ipda Yancen, arus lalu lintas sepi karena berada di kawasan perkebunan kelapa sawit PTPN IV. Jalan nasional tersebut memiliki lebar 6,10 meter, kondisi aspal baik, lurus dan mendatar. Terdapat marka jalan, namun tidak ada rambu lalu lintas di lokasi kejadian.

Kerugian dan Penanganan

Kerugian material akibat lakalantas diperkirakan mencapai Rp3 juta. Jenazah kedua korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.

AKP Verry Purba mengapresiasi kinerja tim olah TKP dan mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati di jalan, melengkapi surat kendaraan, serta tidak berkendara dengan kecepatan tinggi, terutama di malam hari.

 "Keselamatan adalah tanggung jawab bersama," tegas Verry. (rel)

Editor : Editor Satu
#Polres Simalungun #lakalantas maut