Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Warga Pusri Rantau Selatan Dikeroyok Hingga Kritis, Keluarga Berharap Pelaku Ditangkap

Edi Saragih • Selasa, 4 November 2025 | 18:15 WIB
Korban saat dilarikan ke Rumah Sakit.
Korban saat dilarikan ke Rumah Sakit.

LABUHANBATU, METRODAILY - Seorang pria bernama Ridwan warga Jalan A. Yani Gang Pusri, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang, Sabtu (1/11). Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan kini dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Menurut keterangan keluarga kepada wartawan, Selasa (4/11/2025) di Rantauprapat, peristiwa bermula ketika korban baru saja sampai di depan bengkel tempatnya bekerja di sekitar gang Pusri.

Tiba-tiba datang beberapa orang yang langsung mengeroyok korban tanpa sebab yang jelas. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sempat berusaha melerai, namun para pelaku langsung melarikan diri.

"Saat itu korban tidak sempat melawan. Mereka langsung memukul dan menendang tanpa belas kasihan. Sekarang kondisinya sangat memprihatinkan," ungkap salah satu kerabat korban dengan nada sedih.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, karena kondisi yang cukup parah, akhirnya korban rujuk ke salahsatu Rumah Sakit yang ada Medan, Sumatera Utara.

"Dari Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan korban mengalami luka serius di bagian kepala, tulang rahang retak dan tubuh akibat benturan benda tumpul," ujarnya.
Ibu kandung korban yang mendapat kabar anaknya dikeroyok hingga kritis tak kuat menahan tangis sejadi-jadinya. Namun saat ke lokasi kejadian, ternyata korban telah berada di RSUD Rantauprapat.

Tak terima atas kejadian pengeroyokan itu ibu kandung korban melaporkan perbuatan yang diduga dilakukan RD dan EG warga yang tinggal tidak jauh dari rumah anaknya tersebut ke pihak Kepolisian Polres Labuhanbatu.

Keluarga korban berharap pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap para pelaku.
"Kami mohon kepada aparat penegak hukum agar bertindak cepat. Kami ingin pelaku ditangkap dan dihukum seadil-adilnya sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar perwakilan keluarga korban.

Kabarnya, satu pelaku diduga pengeroyokan tersebut telah diamankan pihak kepolisian Polres Labuhanbatu. Namun hingga berita ini dikirim wartawan belum berhasil mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan yang terjadi di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Masyarakat berharap agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap identitas pelaku dan memberikan rasa aman kepada warga. (Bud)

Editor : Metro-Esa
#rantau selatan #keroyok