Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemuda Tewas Dikeroyok di Depan Masjid Agung Sibolga, Pelaku Seret Korban ke Jalan

Editor Satu • Senin, 3 November 2025 | 14:30 WIB

 

Pemuda tewas dikeroyok lima orang di depan Masjid Agung Sibolga. Dua pelaku sudah ditahan. Keluarga minta keadilan, polisi lakukan autopsi.
Pemuda tewas dikeroyok lima orang di depan Masjid Agung Sibolga. Dua pelaku sudah ditahan. Keluarga minta keadilan, polisi lakukan autopsi.

SIBOLGA, METRODAILY — Seorang pemuda berinisial AR (21), warga Kelurahan Kalangan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), tewas setelah dikeroyok sejumlah pemuda di depan Masjid Agung Sibolga, Sabtu (1/11/2025) dini hari.

Korban ditemukan warga dalam kondisi terluka parah dengan luka robek di pelipis, tergeletak di halaman masjid Kelurahan Pasar Belakang, Kota Sibolga.

AR sempat dilarikan ke RSUD Sibolga sekitar pukul 06.00 WIB namun nyawanya tidak tertolong.

Rekaman CCTV yang dibagikan Wakil Ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori, memperlihatkan korban dianiaya lima pelaku hingga tak sadarkan diri. Usai dikeroyok, korban diseret dan ditinggalkan di pinggir jalan.

Pihak keluarga meminta kepolisian mengusut tuntas dan menghukum para pelaku.

“Mohon bantuannya, mereka telah mengambil nyawa anak kami yang tidak punya prikemanusiaan,” ujar Rida Chaniago, keluarga korban.

Wakil Ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori, mengecam keras kejadian tersebut dan meminta pelaku segera menyerahkan diri.

“Ironisnya, pengeroyokan dilakukan di rumah Allah. Pemerintah dan DPRD harus tegas, kriminalitas tidak boleh dibiarkan di Sibolga,” tegasnya.

Polisi Sudah Tahan Dua Pelaku

Kasihumas Polres Sibolga, AKP Suyatno, membenarkan insiden tersebut. Dua pelaku telah ditahan dan polisi masih memburu lainnya.

“Dua tersangka telah kita amankan,” katanya.

KBO Reskrim Polres Sibolga, Ipda Seftian, menyebut autopsi sedang dipersiapkan sesuai permintaan keluarga untuk penyelidikan lanjutan.

“Mau kita lakukan otopsi. Nanti kami sampaikan perkembangan,” ujarnya. (Net)

Editor : Editor Satu
#tewas dikeroyok