LABURA, METRODAILY – Sejumlah kayu gelondongan besar berserakan di Desa Simonis dan Sibito, Labuhanbatu Utara, diduga hasil pembalakan liar di lereng Bukit Barisan, Selasa (28/10/2025).
Kayu-kayu berukuran batang sebesar pelukan orang dewasa dan panjang hingga lima meter ditemukan di pinggir jalan maupun terkumpul di beberapa gudang.
Dua warga, Abdul Munthe dan Cunan Siagian, mengaku secara terang-terangan menjalankan bisnis kayu gelondongan ini.
Baca Juga: Milan Ditahan Imbang Atalanta 1-1, Ricci dan Lookman Bagi Poin
Abdul Munthe mengakui kayu diambil dari kawasan Nahohom dan Pollung.
"Iya Bang, itu punyaku. Mau kita antar ke somel (industri pengolahan kayu setengah jadi, red) Kisaran," ujarnya. Abdul mengaku telah menjalankan bisnis ini selama dua tahun, bahkan membagi hasil penjualan kepada oknum yang disebutnya sebagai “para tukang tangkap”.
Cunan Siagian juga mengonfirmasi memiliki gudang penampungan kayu. Kondisi ini memicu keprihatinan pegiat lingkungan. Hardtop, seorang aktivis lingkungan hidup, menegaskan,
Baca Juga: Napoli Susah Payah Bekuk Lecce 1-0, Anguissa Jadi Penyelamat
“Aparat penegak hukum dan dinas kehutanan harus segera bertindak agar praktik ini dihentikan.”
Kasus ini menjadi sorotan karena praktik pembalakan liar tidak hanya merusak hutan, tetapi juga mengancam keseimbangan ekosistem di lereng Bukit Barisan. (net)
Editor : Editor Satu