LABUHANBATU, METRODAILY – Aksi nekat seorang pemuda bernama Wawan Ade Setyawan (19) berakhir tragis.
Warga Dusun III, Desa Kebun Sayur, Kecamatan Galang, Deliserdang itu babak belur dihajar massa setelah tertangkap basah hendak mencuri sepeda motor di halaman Masjid Ryadhus Solihin, Desa Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Minggu (26/10/2025) sore.
Kejadian bermula ketika Marden Nasution (65), salah satu jamaah masjid, mencurigai gerak-gerik Wawan yang tampak mondar-mandir di area parkir sambil memperhatikan Honda Supra X BK 4124 YBX milik jamaah lain, Ibnu Zarkasih.
Baca Juga: Purbaya Sikat Mafia Rojer, Siap Tangkap Penolak Larangan Impor Pakaian Bekas
“Ngapain kau?” tanya Marden dengan nada heran.
“Nggak ngapa-ngapain kok,” jawab pelaku santai.
Tak curiga sepenuhnya, Marden sempat naik ke lantai atas masjid untuk mengecek air wudu. Namun, saat kembali, kecurigaannya terbukti. Ia mendapati Wawan memeriksa gembok rem motor tersebut.
Ketika ditegur lagi, pelaku malah menjawab ketus. “Sibuk kali kau ini,” ucapnya. Merasa yakin bahwa pemuda itu hendak mencuri, Marden menudingnya langsung. Wawan pun panik dan berusaha kabur.
Namun saat Marden mencoba menarik pelaku, Wawan justru memukulnya hingga mengenai pelipis kiri.
Baca Juga: Rumah Dinas Pendeta GKPS Dibobol Saat Pimpin Ibadah, Ini Wajah Pelakunya
Dihajar Massa, Diselamatkan Polisi
Teriakan Marden menarik perhatian warga dan jamaah lain yang hendak melaksanakan salat Asar. Mereka segera mengepung pelaku dan memukulinya hingga babak belur.
Beberapa saksi menyebut, pelaku sempat mencoba melawan dan berteriak meminta ampun. Namun, warga yang emosi karena aksi pencurian di rumah ibadah tak bisa menahan amarah.
“Sudah sering kami kehilangan helm dan sandal di sini, kali ini motor pula yang mau dicuri,” kata salah satu warga di lokasi kejadian.
Wawan akhirnya diikat warga sambil menunggu aparat datang. Tak lama kemudian, petugas Polsek Bilah Hulu tiba dan mengamankan pelaku ke kantor polisi untuk menghindari amukan massa yang lebih parah.
Baca Juga: Satgas Pangan Gerebek Empat Lokasi di Siantar, Pastikan Harga Beras Sesuai HET
Kapolsek Bilah Hulu membenarkan kejadian tersebut dan meminta masyarakat untuk tetap waspada serta tidak main hakim sendiri.
“Kami imbau warga untuk segera melapor jika mendapati tindakan mencurigakan. Jangan main hakim sendiri karena bisa berujung fatal,” tegasnya.
Menurut Kapolsek, dari hasil pemeriksaan awal, aksi Wawan diduga bukan yang pertama kali dilakukan. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di wilayah lain.
Sementara itu, korban pemilik motor telah memberikan keterangan kepada pihak kepolisian. “Saya bersyukur motor belum sempat dibawa kabur,” ujar Ibnu Zarkasih.
Baca Juga: Satgas Pangan Gerebek Empat Lokasi di Siantar, Pastikan Harga Beras Sesuai HET
Sebagai langkah antisipatif, Kapolsek Bilah Hulu juga mengingatkan masyarakat agar selalu memasang kunci ganda atau alat pengaman tambahan pada kendaraan, terutama ketika diparkir di tempat umum seperti masjid, pasar, dan sekolah.
“Pencurian kendaraan bermotor bisa terjadi di mana saja, termasuk di tempat ibadah. Karena itu, kewaspadaan harus ditingkatkan,” ujarnya.
Wawan kini ditahan di Mapolsek Bilah Hulu untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mengumpulkan bukti dan akan menjerat pelaku dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
Baca Juga: 150 Pelari Ramaikan FE Art Fast VI Fun Run di USI
Kabar penangkapan pencuri motor di halaman masjid ini langsung viral di media sosial. Banyak warga yang menilai tindakan massa bisa dimaklumi karena pencurian di area rumah ibadah dinilai sangat meresahkan.
Namun, sebagian warganet juga mengingatkan agar masyarakat tetap menyerahkan pelaku ke pihak berwajib tanpa kekerasan.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa kriminalitas dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, bahkan di tempat paling suci sekalipun. (net)