Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ketua Formapp Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras di Asahan

Editor Satu • Kamis, 2 Oktober 2025 | 11:50 WIB

 

Ketua Formapp, Terima Sinaga, mendesak polisi segera menangkap pelaku penyiraman air keras.
Ketua Formapp, Terima Sinaga, mendesak polisi segera menangkap pelaku penyiraman air keras.

ASAHAN, METRODAILY – Polsek Bandar Pasir Mandoge (BP Mandoge) Polres Asahan didesak segera menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap anggota Forum Masyarakat Peduli Pembangunan (Formapp), Robin Sirait.

Penyiraman itu diduga dilakukan oleh MY Br S di Desa Tomuan Holbung, Kecamatan BP Mandoge, Kabupaten Asahan.

Ketua Formapp, Terima Sinaga, menegaskan bahwa pihaknya kecewa karena polisi belum menahan terduga pelaku.

"Kami meminta Polsek BP Mandoge segera menangkap MY Br S, pelaku penyiraman air keras jenis cairan cuka ke anggota kami," ujarnya kepada wartawan, Selasa (30/9/2025).

Sinaga menilai polisi seharusnya segera mengambil langkah hukum karena cairan cuka yang disiram mengandung asam asetat, zat berbahaya yang biasa digunakan untuk mengeraskan getah karet.

"Arah penyiraman jelas ke mata korban. Itu sangat membahayakan dan merupakan perbuatan jahat," tegasnya.

Ia juga menyebutkan, bukti peristiwa hukum sudah cukup kuat. "Ada saksi, ada visum. Itu seharusnya sudah cukup untuk dasar mengamankan pelaku," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek BP Mandoge Iptu Erliyanto menyampaikan bahwa pihaknya belum menangkap pelaku karena kasus ini melibatkan dua pengaduan yang saling berkaitan.

"Ada dua laporan. Pertama, Robin Sirait sebagai pelapor/korban dengan terlapor MY Br S. Kedua, Toni Silalahi sebagai korban/pelapor dengan terlapor Robin Sirait. Karena itu, akan dilakukan gelar perkara di Polres Asahan. Hasil gelar perkara nanti menjadi acuan untuk penetapan tersangka dan penahanan," jelasnya.

Kasus ini masih menjadi sorotan masyarakat, terutama karena menyangkut aksi penyiraman cairan berbahaya yang berpotnsi mengancam nyawa korban. (Gaf)

Editor : Editor Satu
#siram air keras