Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Nelayan Tewas Diamuk Massa Diduga Korban Santet, Polisi Buru Pelaku Lain

Editor Satu • Jumat, 26 September 2025 | 12:30 WIB

Petugas Polsek Barus melakukan olah TKP setelah nelayan RP tewas dihakimi massa di Desa Bungo Tanjung.
Petugas Polsek Barus melakukan olah TKP setelah nelayan RP tewas dihakimi massa di Desa Bungo Tanjung.

TAPANULI TENGAH, METRODAILY – Seorang nelayan RP (53), warga Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Barus, tewas dihakimi massa karena dituduh menyantet warga setempat. Peristiwa mengenaskan itu terjadi Selasa (23/9) sekitar pukul 05.00 WIB.

Menurut Kapolsek Barus, Iptu Mulia Riadi, kejadian berawal ketika seorang warga membawa anaknya yang sakit ke seorang dukun. Dukun tersebut menyatakan bahwa penyakit anak itu disebabkan oleh RP (53), yang kemudian memicu penganiayaan hingga tewas.

“Saksi melihat lebih dari 20 orang sedang memukuli korban dengan kayu, tangan kosong, dan melempari batu hingga akhirnya meninggal dunia,” jelas Iptu Mulia Riadi, Rabu (24/9/2025).

Baca Juga: Siantar Dilanda Puting Beliung, Wali Kota Wesly Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak

Sekelompok orang mendatangi rumah korban, melempar batu sebanyak 20 kali, lalu masuk ke halaman belakang dan menyeret RP untuk dipukuli menggunakan kayu dan batu koral.

Setelah menerima laporan, polisi datang ke lokasi dan mendapati korban sudah meninggal dunia. Polisi melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa batu, kayu, tali, dan pakaian korban.

Ketika jenazah hendak diautopsi, keluarga menolak, sehingga hanya dilakukan visum luar oleh Puskesmas Barus.

Baca Juga: 1.038 ASN Terpapar Judi Online, Pemprov Siapkan Tindakan Tegas 2026

Dalam penyelidikan, polisi berhasil menangkap satu pelaku berinisial AWS (25), warga Dusun III, Desa Bungo Tanjung. Meski sempat ada warga yang menuntut AWS dilepas, polisi berhasil menenangkan situasi.

“Kini AWS telah diamankan di Polres Tapanuli Tengah. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk menangkap pelaku lain yang terlibat penganiayaan ini,” tambah Iptu Mulia Riadi.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras terkait aksi main hakim sendiri akibat isu santet di masyarakat. (dtc)

Editor : Editor Satu
#tewas diamuk massa #isu santet