SIANTAR, METRODAILY – Seorang pria berinisial AD mengamuk di rumah keluarganya karena ponsel miliknya dilarikan temannya.
Kejadian itu berlangsung di Jalan Medan, belakang Masjid Al-Huda, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Selasa (23/9) sekitar pukul 15.15 WIB.
Keributan tersebut dilaporkan ke Layanan Polisi Call Center 110 Polres Pematangsiantar. Personel piket Polsek Siantar Martoba langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak melalui PS Kasi Humas Iptu Agustina Triya Dewi menjelaskan, awalnya laporan diterima dari warga berinisial D.
Baca Juga: Poppy Sovia Berduka, Kenang Sosok Ayah yang Selalu Jadi Tempat Curhat
Disebutkan AD marah-marah karena ponselnya yang dibawa kabur temannya diminta diganti oleh pihak keluarga.
“Personel Polsek Siantar Martoba sudah melakukan mediasi dan mengimbau AD agar tidak membebani keluarganya. Ia diminta mencari temannya untuk mempertanggungjawabkan HP yang hilang,” terang Agustina.
Menurut keluarga, AD sudah lama mengalami gangguan mental. Meski demikian, AD menerima imbauan pihak kepolisian dan situasi kembali kondusif. (rel)
Editor : Editor Satu