Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Galian C Ilegal di Asahan Berulang Kali Renggut Nyawa, Pemilik Belum Tersentuh Hukum

Editor Satu • Senin, 8 September 2025 | 14:30 WIB
Lokasi galian C batu padas ilegal di Desa Marjanji Aceh, Asahan, yang kembali memakan korban jiwa akibat longsor.
Lokasi galian C batu padas ilegal di Desa Marjanji Aceh, Asahan, yang kembali memakan korban jiwa akibat longsor.

ASAHAN, METRODAILY – Aktivitas galian C batu padas ilegal di Bedeng 7, Dusun I Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan kembali memakan korban jiwa.

Ironisnya, meski sudah berulang kali terjadi peristiwa maut, pemilik galian C, Safii Marpaung, diduga tetap bebas beroperasi tanpa tersentuh hukum.

Sejumlah warga sekitar mengaku, aktivitas galian C ilegal ini sudah berlangsung lama. Belasan truk setiap hari keluar-masuk lokasi untuk mengangkut material batu padas.

“Sebelum longsor semalam, truk-truk sudah bolak-balik mengangkut material. Ini sudah lama terjadi,” ungkap seorang warga yang identitasnya enggan disebutkan, Sabtu (6/9/2025).

Peristiwa longsor disebut sudah dua kali terjadi di lokasi galian. Pertama, pada 29 September 2023 lalu, dua pekerja tewas dan satu lainnya luka berat. Kedua, pada Jumat (5/9/2025) kemarin, tiga pekerja tambang kembali meninggal dunia dan satu orang mengalami luka parah.

“Dua kali kejadian ada korban, tapi pemilik lokasi tetap aman-aman saja. Seolah kebal hukum,” ujar warga lainnya dengan nada kecewa.

Mereka berharap aparat penegak hukum (APH) segera menindak tegas pemilik galian ilegal maupun pihak yang terlibat agar peristiwa serupa tak terulang lagi.

Terpisah, Kapolsek Bandar Pulau, Iptu Arbin Rambe SH, MH, mengatakan penanganan kasus ini telah dilimpahkan ke unit Tipidter Polres Asahan.

“Silakan konfirmasi langsung ke unit Tipidter Polres Asahan, karena perkaranya sudah dilimpahkan ke sana,” jelasnya singkat.

Kasus ini kini menjadi sorotan warga karena dianggap mencerminkan lemahnya penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal yang berisiko tinggi menelan korban jiwa. (Ded)

Editor : Editor Satu
#galian c #tangkahan batu padas