Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Keluarga Temukan Kejanggalan, Joko Triyono Diduga Tewas Tidak Wajar di Kebun

Editor Satu • Selasa, 2 September 2025 | 12:45 WIB
Keluarga Joko Triyono menunggu hasil autopsi di RSUD Pandan, Tapanuli Tengah, usai jenazah ditemukan membusuk di pondok kebunnya.
Keluarga Joko Triyono menunggu hasil autopsi di RSUD Pandan, Tapanuli Tengah, usai jenazah ditemukan membusuk di pondok kebunnya.

TAPTENG, METRODAILY – Kematian Joko Triyono (almarhum) yang ditemukan membusuk di pondok kebunnya di Lingkungan II, Desa Simanosor, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menuai tanda tanya besar.

Pihak keluarga menduga ada kejanggalan dan mengaitkannya dengan sengketa lahan yang baru saja dimenangkan almarhum di pengadilan.

Jenazah ditemukan dalam kondisi telentang dengan bercak darah di sekitar kepala dan pinggang, serta bau menyengat. Kuasa hukum keluarga, Parlaungan Silalahi SH, menilai kematian tersebut tidak wajar.

Baca Juga: 2.829 Siswa Padangsidimpuan Mulai Nikmati Makanan Bergizi Gratis

“Bersama pihak keluarga, kami menemukan sejumlah kejanggalan atas kematian yang tidak wajar terhadap Joko Triyono. Kami meminta autopsi untuk memastikan penyebabnya,” kata Parlaungan di depan Instalasi Kamar Jenazah RSUD Pandan, Sabtu (30/8/2025).

Kecurigaan semakin menguat karena beberapa hari sebelum kematiannya, Joko sempat mengaku kepada istrinya, Delima Ermawati, bahwa dirinya mendapat ancaman dari seseorang berinisial Jimmy terkait lahan sengketa.

“Saya diancam, katanya saya bisa menang perkara, tapi saya tidak akan bisa memiliki lahan itu,” ungkap Delima menirukan ucapan suaminya.

Baca Juga: Antipasi Akdi Demo, Sidang Paripurna DPRD Madina Dikawal Ketat Polisi & TNI

Selain bercak darah, kondisi pondok yang berantakan juga menimbulkan dugaan adanya perlawanan. Tubuh Joko pun ditemukan dengan luka hitam pada wajah dan bagian tubuh atas, yang diduga akibat pukulan.

Sebelumnya, Joko ditemukan oleh Abdul Musa Harahap, tetangga kebun, setelah istri korban menanyakan keberadaan suaminya yang tak pulang berhari-hari. Abdul Musa mendatangi pondok kebun dan mendapati jenazah sudah membusuk.

Saat ini, pihak keluarga menunggu hasil autopsi RSUD Pandan dan berharap kepolisian mengusut tuntas dugaan kematian tidak wajar tersebut. (net)

 
Editor : Editor Satu
#mayat membusuk #tewas di kebun