BATUBARA, METRODAILY – Aksi geng motor kembali mengganas di Kabupaten Batubara. Dalam dua kejadian terpisah, kelompok pemuda bersenjata tajam menyerang warga hingga menyebabkan korban luka serius, membuat masyarakat resah dan menuntut polisi bertindak cepat.
Peristiwa terakhir terjadi Minggu (24/8/2025) malam di kawasan Labuhan Ruku. Dua orang anggota kelompok Jaran Kepang (Kuda Lumping) menjadi korban serangan brutal geng motor.
Salah satu korban menderita luka di kepala akibat lemparan batu hingga harus dijahit delapan jahitan, sementara korban lainnya mengalami luka tusuk dan mendapat tiga jahitan.
Baca Juga: 3.920 Siswa Terdata Jadi Penerima Program MBG Polres Simalungun di Tanah Jawa
Kedua korban sempat mencari perlindungan ke pos polisi di Simpang Sei Jangkar, namun mengaku tidak mendapat respons sesuai harapan dari petugas yang berjaga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi. Warga berharap aparat segera menindaklanjuti kasus ini dan meningkatkan pengamanan demi mencegah teror serupa.
Malam Sebelumnya, Kafe Diserbu dengan Arit
Satu malam sebelumnya, Sabtu (23/8/2025), sekelompok pemuda bersenjata tajam menyerbu Kafe Colega di Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka.
Baca Juga: Shareefa Danish Rela Menyendiri demi Peran Entitas Gaib di Film
Dalam rekaman CCTV yang viral di media sosial, tiga pria terlihat masuk setelah berhenti dengan sepeda motor. Mereka langsung mengayunkan arit gagang panjang ke arah pengunjung.
Situasi mendadak mencekam, meja kursi terbalik, teriakan histeris terdengar, dan para pengunjung kabur ke belakang kafe. Meski tidak ada korban luka, pelaku merusak fasilitas kafe dan sempat membawa kabur barang milik pengunjung sebelum melarikan diri.
Warga menilai aksi geng motor ini sudah masuk kategori teror karena mengancam keselamatan jiwa dan membuat pemilik usaha was-was membuka kafe di malam hari.
Baca Juga: Arsy Hermansyah Serius Jadi Penyanyi: Syuting Video Klip 12 Jam
Kabag Humas Polres Batubara, AKP A. Fahmi SH, membenarkan pihaknya sudah menerima laporan serta mengamankan rekaman CCTV yang beredar. Polisi berjanji segera mengusut kasus ini. (net)
Editor : Editor Satu