SIMALUNGUN, METRODAILY – Jaringan peredaran narkoba berhasil diungkap di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba. Polres Simalungun mengamankan 2,5 kilogram ganja dan lima tersangka dalam operasi penggerebekan yang dipimpin Polsek Parapat, Selasa (19/8).
Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Henry Salamat Sirait menjelaskan, penggerebekan itu berawal dari informasi masyarakat.
“Kami telah mengamankan lima tersangka dengan barang bukti ganja 2,5 kilogram,” ujar Henry, Rabu (20/8) malam.
Kelima tersangka yang diamankan yakni:
-
Sandy Fortuna Sinaga (30) asal Girsang I
-
Renol Alfredo Tumbur Sinaga (44) asal Sidahapintu Nagori Sipangan Bolon Mekar
-
Chandra Alfaranus Gultom (27) asal Jalan Sekolah Ajibata
-
Delon Sihotang (21) asal Jalan Motung Ajibata
-
Sefran Gurning (24), kernet kapal asal Gang Hah Hole Ajibata
Baca Juga: Pasar Serbalawan Terbakar, Pedagang Kini Diizinkan Bangun Kios Non Permanen
Operasi dimulai sekitar pukul 19.30 WIB di Huta Sidalogan, Nagori Sipangan Bolon Mekar, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.
Polisi pertama menangkap Renol Alfredo Sinaga yang kedapatan mengonsumsi ganja di rumahnya. Dari hasil interogasi, polisi kemudian mengembangkan kasus ke tersangka lain.
Dari jaringan ini, petugas mengamankan ganja 2,5 kilogram yang dikemas dalam 42 paket plastik klip berbagai ukuran, 3 unit ponsel, serta uang tunai Rp300 ribu.
“Menurut pengakuan para tersangka, ganja ini diperoleh dari seseorang bernama Yoga Gultom, mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Pematangsiantar,” jelas Henry.
Henry menambahkan, keberhasilan operasi ini menjadi bukti komitmen Polres Simalungun dalam menjaga keamanan kawasan wisata Danau Toba.
“Upaya pemberantasan narkoba di wilayah wisata strategis ini bertujuan menciptakan rasa aman bagi wisatawan dan masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Oknum Jaksa Diduga Intervensi Tender Proyek, Massa Kepung Kejari Siantar
Saat ini kelima tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolres Simalungun untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga tengah mengembangkan jaringan guna mengungkap dalang besar peredaran narkoba di kawasan wisata tersebut. (rel)
Editor : Editor Satu