Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Siswa SMP Ditemukan Tewas di Kamar, Tangan Terikat & Kepala Dibungkus Plastik

Editor Satu • Jumat, 8 Agustus 2025 | 13:18 WIB

Polres Simalungun melakukan olah TKP di kediaman Frans Stevenly, remaja yang ditemukan tewas.
Polres Simalungun melakukan olah TKP di kediaman Frans Stevenly, remaja yang ditemukan tewas.

SIMALUNGUN, METRODAILY – Warga Jalan Veteran, Lingkungan IV, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, digemparkan penemuan jasad Frans Stevenly (14), siswa kelas IX SMP Methodist Perdagangan, Rabu (6/8) sore.

Korban ditemukan di kamar tidurnya dalam kondisi mengenaskan: telentang di atas tempat tidur, kedua tangan terikat di belakang, dan kepala dibungkus kantong plastik yang diikat tali.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan, peristiwa ini terungkap setelah ibu korban, Suliani, yang sedang berada di Berastagi, Karo, sejak beberapa hari sebelumnya, merasa khawatir karena anaknya tak menjawab telepon sejak Selasa (5/8). Ia kemudian meminta adiknya, Sudarwi, untuk mengecek rumah.

Baca Juga: Fun Run ‘Agak Lari Kelen’ Meriahkan HUT RI di Siantar, Hadiahnya Bikin Ngiler

Sudarwi bersama Polimin dan Roni Syahputra mendatangi rumah korban. Mereka sempat memanggil-manggil nama Frans dari luar, namun tak ada jawaban. Lampu depan rumah masih menyala. Atas instruksi Suliani lewat telepon, mereka mendobrak pintu rumah.

Begitu masuk, bau menyengat langsung tercium. Saat pintu kamar korban yang terkunci juga didobrak, ketiganya menemukan Frans sudah tak bernyawa.

Posisi kedua kaki di lantai, tangan terikat ke belakang, dan kepala dibungkus plastik yang diikat tali. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos putih bertuliskan “Brastagi”.

Baca Juga: Dian Arwita Ditemukan Linglung di Masjid, Ngaku Warga Sergai

Sudarwi langsung melapor ke Kepala Lingkungan IV, Hotman Purba. Tak lama, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang datang meninjau lokasi bersama Kabag Ren AKP Tugono, Kasat Reskrim AKP Herison Manullang, Kapolsek Perdagangan AKP Ibrahim Sopi, Tim Pusinafis Polda Sumut, Tim Inafis Polres Simalungun, dan Lurah Perdagangan I M Asril Nasution.

“Jenazah sudah dievakuasi dan masih menunggu hasil otopsi,” ujar Verry. Polisi juga memeriksa saksi-saksi, termasuk teman korban. Menariknya, barang-barang di rumah seperti peralatan elektronik, HP, laptop, dan komputer dilaporkan masih utuh.

Hingga kini, motif dan pelaku masih menjadi misteri. Polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta di balik kematian tragis remaja tersebut. (rel)

Editor : Editor Satu
#siswa smp tewas