Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Terungkap! Pria Bunuh Diri di Medan Ternyata Warga Taput, Baru Gajian dari Parapat

Editor Satu • Kamis, 7 Agustus 2025 | 13:01 WIB

Jenazah Pahala tergeletak tak bernyawa di persimpangan Jalan Padang, Perumnas Mandala.
Jenazah Pahala tergeletak tak bernyawa di persimpangan Jalan Padang, Perumnas Mandala.

MEDAN, METRODAILY – Identitas pria yang bunuh diri dengan cara menyayat leher dan menusuk perutnya sendiri di Jalan Rajawali, Medan Tembung, akhirnya terungkap.

Korban diketahui bernama Pahala Nababan (40), warga asal Desa Sipultak, Kecamatan Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Pahala ditemukan bersimbah darah dengan kondisi perut tertusuk dan luka di leher, Senin (4/8/2025). Aksi nekat ini sempat membuat geger warga Perumnas Mandala yang histeris menyaksikan kejadian itu.

Baca Juga: Kemarau Panjang Bikin Gagal Panen Massal di Samosir, Petani Menjerit

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Herman Nababan (68), kerabat korban yang datang ke RS Pirngadi Medan, Selasa (5/8/2025).

Menurut Herman, Pahala selama ini bekerja di kawasan Parapat dan diduga baru saja menerima gaji sebelum pergi ke Medan.

“Dia kerja di Parapat, datang ke Medan karena habis gajian. Tiba-tiba kami dapat kabar lewat video di medsos,” ujar Herman.

Herman juga menegaskan bahwa Pahala tidak memiliki riwayat gangguan jiwa.

“Sehat dia. Nggak pernah ada gangguan jiwa, kerja juga rutin,” katanya.

Baca Juga: Putusan MA Final, Eddi Sullam Resmi Lengser dari DPRD Tapsel, Gaji Dicabut Mulai Agustus

Usai dimandikan dan dimasukkan ke peti, jenazah Pahala langsung dibawa pulang ke kampung halamannya di Taput menggunakan ambulans.

Sebelumnya, aksi tragis Pahala terekam video amatir warga. Dalam rekaman, korban terlihat menusuk perutnya sendiri berulang kali sebelum akhirnya menyayat lehernya.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut histeris dan berusaha menghalangi aksi bunuh diri itu, namun terlambat.

Pihak kepolisian masih menyelidiki motif pasti di balik aksi nekat tersebut. (net)

Editor : Editor Satu
#bunuh diri