Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Korban Cabul ‘Walid dari Tapsel’, Santriwati Minta Berhenti Sekolah

Editor Satu • Kamis, 7 Agustus 2025 | 12:20 WIB
Cabul-Ilustrasi.
Cabul-Ilustrasi.

TAPSEL, METRODAILY – Seorang tokoh masyarakat yang juga pemilik pondok pesantren di Tapanuli Selatan berinisial MN, dilaporkan ke polisi atas dugaan perilaku CABUL terhadap santriwatinya yang masih di bawah umur.

Pria yang dikenal dengan julukan ‘Walid dari Tapsel’ itu dilaporkan oleh ibu korban ke Polres Tapanuli Selatan, sesuai Surat Tanda Penerimaan Laporan STTLP/B/232/VII/SPKT/Polres Tapanuli Selatan/Polda Sumatera Utara.

Informasi yang diterima Rabu (6/8/2025), kasus ini terungkap setelah korban tiba-tiba meminta berhenti sekolah dari pondok pesantren yang berada di Kecamatan Batangtoru, tanpa menjelaskan alasannya.

Namun saat menginap di rumah saudara pada Kamis (31/7/2025), korban akhirnya buka suara.

Ia mengaku pernah mengalami tindakan yang tidak sepantasnya dari MN selama kurun waktu 2021 hingga 2022. Perilaku itu disebut terjadi berulang kali, bahkan disertai ancaman agar korban tidak bercerita ke siapa pun. Pernah sekali, MN memberikan uang kepada korban.

Peristiwa ini disimpan korban selama empat tahun. Ia belum mengetahui apakah ada santriwati lain yang mengalami hal serupa.

Rabu pagi (6/8/2025), korban dan ibunya telah dimintai keterangan oleh Unit Reskrim Polres Tapsel. Keduanya datang didampingi keluarga besar yang memberi dukungan moril.

Seorang petugas Satreskrim menyebutkan, pemanggilan terhadap MN kemungkinan dilakukan hari ini juga.

“Kalau melihat bukti dan kesaksian awal, besar kemungkinan akan dilanjutkan ke proses hukum lebih lanjut,” ujarnya. (net)

Editor : Editor Satu
#walid dari tapsel #santriwati dicabuli pimpinan ponpes