Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Brutal! Gerombolan Bertopeng Serang Warga Medan Deli Saat Listrik Padam

Editor Satu • Senin, 4 Agustus 2025 | 16:31 WIB

Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Deli, Guntur Parulian Turnip, mendampingi warga yang menjadi korban penyerangan brutal OTK di Lorong Jaya, Medan Deli.
Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Deli, Guntur Parulian Turnip, mendampingi warga yang menjadi korban penyerangan brutal OTK di Lorong Jaya, Medan Deli.

MEDAN, METRODAILY – Suasana mencekam melanda kawasan Lorong Jaya, Lingkungan 16, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (2/8/2025) dini hari.

Saat warga tertidur lelap, gerombolan orang tak dikenal (OTK) bertopeng menyerbu dengan senjata tajam — kelewang, martil, parang, hingga pisau.

Aksi brutal ini terjadi tepat saat aliran listrik padam sekitar pukul 01.00 WIB, menciptakan kegelapan total yang dimanfaatkan para pelaku untuk mengobrak-abrik rumah warga secara brutal.

Baca Juga: Wakajati Sumut Ajak Media Bersinergi: Tanpa Pers, Kinerja Kejaksaan Tak Terpublikasi!

Salah satu korban, Suef Juliandip (49), kader PDI Perjuangan, menjadi target utama. Ia mengaku disergap secara tiba-tiba dan kelewang tajam ditempelkan ke lehernya.

“Saya dikepung, kelewang sudah di leher. Mereka masuk, hancurkan isi rumah saya, ancam istri dan anak,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Total ada sembilan rumah yang dirusak, termasuk milik keluarga anggota Brimob. Barang-barang elektronik, kaca rumah, hingga perabotan warga dihancurkan. Kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.

Anak-anak Diteror, Warga Takut Pulang ke Rumah

Tak hanya merusak, para pelaku juga mengintimidasi perempuan dan anak-anak. Teriakan dan tangis terdengar di seantero lorong. Warga menyebut serangan hanya berlangsung 15 menit, tapi trauma yang ditinggalkan sangat mendalam.

Baca Juga: Merasa Dikriminalisasi Oknum Kompol, Buruh di Tanjungbalai Nekat Jalan Kaki ke Mabes Polri

Aparat Brimob tiba tak lama setelah kejadian. Namun pelaku telah kabur. Salah satu korban sempat mendatangi Polsek Medan Labuhan malam itu, tapi laporan baru diterima secara resmi keesokan harinya, dengan nomor LP/B/596/VIII/2025/SPKT Sektor Medan Labuhan.

Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Deli, Guntur Parulian Turnip, mendampingi warga dan mengecam keras aksi keji ini.

“Ini bukan sekadar pengrusakan, ini teror! Leher warga ditempel kelewang, anak-anak menangis ketakutan. Kapolda harus tangkap pelaku!” tegas Guntur.

Baca Juga: Tegur Tetangga Ngebut, Petani di Simalungun Dibacok Berkali-kali di Depan Istri

Ia menduga kuat adanya aktor intelektual di balik penyerangan, menyebut kejadian ini tidak bisa dianggap sebagai kriminal murni.

“Kami yakin ini terencana. Ada yang mengatur. Kami minta perlindungan ekstra. Malam ini, warga tak berani tidur di rumah sendiri.”

Guntur menyatakan telah berkoordinasi langsung dengan Kapolda Sumut, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon, dan Ketua DPC Medan Hasim. Seluruh kekuatan hukum partai akan dikerahkan untuk membela rakyat.

Baca Juga: Sultan Serdang Serukan Penyelesaian Lahan Eks HGU Berbasis Sejarah

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif di lokasi. Warga berharap keadilan ditegakkan dan pelaku segera ditangkap.

“Kami tidak aman. Rumah kami bukan benteng lagi. Kami minta negara hadir!” ujar salah seorang warga. (sya)

Editor : Editor Satu
#gerombolan bertopeng #Penyerangan Brutal