Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kasus Penyerangan Mobil LMP di Ketaren Masih Dikembangkan, Pemeriksaan Saksi Berlanjut

Editor Satu • Senin, 4 Agustus 2025 | 15:26 WIB
Kapolres Karo: Kasus Penyerangan Mobil LMP di Ketaren Masih Dikembangkan, Pemeriksaan Saksi Berlanjut KARO – Kasus penyerangan brutal terhadap warga dan mobil ormas Laskar Merah Putih (LMP) Sumut di D
Kapolres Karo: Kasus Penyerangan Mobil LMP di Ketaren Masih Dikembangkan, Pemeriksaan Saksi Berlanjut KARO – Kasus penyerangan brutal terhadap warga dan mobil ormas Laskar Merah Putih (LMP) Sumut di D

KARO, METRODAILY – Kasus penyerangan brutal terhadap warga dan mobil ormas Laskar Merah Putih (LMP) Sumut di Desa Ketaren, Kecamatan Kabanjahe, terus didalami Polres Tanah Karo.

Kapolres memastikan proses penyelidikan masih berlangsung, dan pemeriksaan saksi-saksi terus dilakukan.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (27/7/2025) sekitar pukul 19.00 WIB itu diduga dilakukan oleh oknum dari ormas Pemuda Panca Marga (PPM) dan kelompok lain yang disebut berasal dari luar wilayah Karo, seperti Binjai, Langkat, hingga Medan.

Baca Juga: Dikira Rekam Penyerangan di Ketaren, Warga Disabet Celurit Saat Melintas

Aksi kekerasan ini terjadi di sekitar Warung Kopi Mada, Desa Ketaren, dan turut menyasar warga sipil yang kebetulan melintas.

Polisi menyebut sedikitnya 25 orang terlibat dalam penyerangan itu, dan semuanya membawa senjata tajam dengan maksud melukai atau bahkan membunuh.

Namun hingga kini, baru tiga pelaku yang berhasil diamankan Satreskrim Polres Tanah Karo.

“Kita masih terus melakukan pengembangan. Pemeriksaan para saksi sedang berlangsung,” ujar Kasi Humas Polres Karo, Pedoman Maha, saat dikonfirmasi pada Senin (4/8/2025) pukul 10.00 WIB.

Baca Juga: Cekcok saat Minum Tuak, Lansia Tikam Teman hingga Tewas di Taput

Warga Karo Geram

Salah satu warga Karo, SG (50), menyuarakan keresahannya atas kejadian ini. Ia menilai tindakan tersebut merupakan pelecehan terhadap marwah masyarakat Karo.

“Dari isu yang kami dengar, pelaku datang dari luar Karo. Ada yang bilang dari Binjai, Langkat, bahkan Simalingkar. Ini sudah kelewatan. Masyarakat Karo harus bersatu! Semua pelaku harus ditangkap agar masalah ini jelas,” tegasnya.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat jelas para pelaku membawa senjata tajam secara brutal di jalanan.

Baca Juga: Illegal Fishing di Sibolga-Tapteng Marak, Pelaku Bebas Beroperasi

Ketika ditanya apakah kasus ini akan diproses menggunakan UU Darurat terkait kepemilikan senjata tajam di ruang publik, pihak Polres Karo belum memberikan jawaban resmi.

Sampai berita ini diturunkan, proses penyidikan masih berjalan. Polisi diharapkan segera menuntaskan kasus ini demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat Karo. (mg)

Editor : Editor Satu
#Polres Tanah Karo #penyerangan di Kabanjahe